Guru TK Diteror Debt Collector, Bukti Bahayanya Pinjol Ilegal

Kompas.com - 19/05/2021, 09:43 WIB
Ketua Satgas Waspada Investasi Tongam Lumban Tobing di Kantor OJK, Jalarta, Rabu (12/12/2018) Kompas.com/YOGA SUKMANAKetua Satgas Waspada Investasi Tongam Lumban Tobing di Kantor OJK, Jalarta, Rabu (12/12/2018)

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Satgas Waspada Investasi (SWI) Tongam L Tobing mengungkapkan keprihatinanya atas kasus yang menimpa guru taman kanak-kanak (TK) berinisial S di Malang, Jawa Timur.

S menjadi korban pinjaman online (pinjol) ilegal. Ia mendapatkan teror dari debt collector pinjol ilegal.

Menurut dia, kegiatan penagihan oleh debt collector pinjol ilegal yang tidak beretika dengan teror, intimidasi atau pelecehan, merupakan tindakan yang tidak bisa ditolerir dan harus diproses hukum.

"Ini bukti bahwa kegiatan pinjaman online (pinjol) ilegal sangat membahayakan masyarakat," ujar Tongam kepada Kompas.com, Rabu (19/5/2021).

SWI percaya kepolisian akan mengusut tuntas kasus teror debt collector pinjaman yang menimpa Guru TK di Malang tersebut.

Baca juga: Ini Cara Membedakan Pinjol Ilegal dengan yang Legal

Pihak SWI sendiri terus mengingatkan serta memberikan edukasi kepada masyarakat agar meminjam dana pada perusahaan teknologi finansial yang telah terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kami dari Satgas Waspada Investasi secara terus-menerus melakukan tindakan pemberantasan pinjol ilegal ini dan melakukan edukasi kepada masyarakat agar tidak terjebak pinjol ilegal. Apabila masyarakat butuh uang dari pinjol, silahkan pinjam dari pinjol yang terdaftar di OJK, daftarnya bisa dilihat di website ojk.go.id," ujarnya kepada Kompas.com, Rabu (19/5/2021).

Ia juga berharap kepada masyarakat agar tidak terjebak dengan rayuan sistem pinjaman dari pinjol ilegal yang menawarkan kemudahan dan proses cepat.

"Kami juga sangat mengharapkan masyarakat agar tidak akses ke pinjol ilegal. Sudah banyak korban yang pinjol ilegal ini yang menjadi pengalaman bagi kita agar tidak ada korban lain," ujarnya.

Baca juga: Guru TK Diteror Debt Collector, Pahami Risiko Pinjam Uang lewat Pinjol Ilegal

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.