Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Awali Perdagangan, IHSG dan Rupiah Turun Tipis

Kompas.com - 19/05/2021, 10:00 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak di zona merah pada awal perdagangan Rabu (19/5/2021). Mengutip dari RTI, pukul 09.36 WIB, indeks acuan saham tersebut berada di level 5.817,30 atau turun 17 poin (0,29 persen).

Sementara pagi ini, nilai transaksi yang diperoleh sebesar Rp 2,06 triliun dari 5,04 lembar saham yang diperjualbelikan. Adapun saham yang menguat sebanyak 169, melemah 229, dan tidak alami perubahan sebanyak 159 saham.

Sebelumnya, para analis memperkirakan pergerakan IHSG hari ini, akan menguat. Meskipun dibayangi kekhawatiran melonjaknya kasus Covid-19 di beberapa negara Asia termasuk Indonesia, usai libur panjang Lebaran, namun menurut Analis Artha Sekuritas Dennies Christoper, IHSG tetap menguat.

"Secara teknikal, candlestick membentuk doji dan stochastic menyentuh area oversold mengindikasikan adanya potensi rebound jangka pendek. Sebelum nantinya melanjutkan pelemahan jangka panjang," katanya dalam analisa tersebut.

Baca juga: Guru TK Diteror Debt Collector, Bukti Bahayanya Pinjol Ilegal

Sementara itu, Analis Binaartha Sekuritas Nafan Aji Gusta Utama menjelaskan, berdasarkan indikator, MACD, stochastic dan RSI masih menunjukkan sinyal negatif. Meskipun demikian, terlihat pola bullish homing pigeon candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi penguatan lanjutan pada pergerakan IHSG sehingga kedepannya berpeluang menuju ke resistance terdekat.

Sedangkan menurut analisa CEO PT Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya, perkembangan pola gerak IHSG hingga saat ini masih terlihat berada dalam rentang konsolidasi wajar. Peluang teknikal rebound masih terbuka lebar.

Di pasar spot, posisi nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) juga melemah. Dikutip dari Bloomberg, kurs rupiah turun 42 poin atau 0,30 persen menjadi Rp 14.315 per dollar AS. Pada Selasa (18/5/2021) kemarin, posisi mata uang Garuda ini juga melemah di Rp 14.272 per dollar AS.

Baca juga: IHSG Diproyeksi Masih Menguat, Berikut Saham yang Perlu Dicermati

Disclaimer: Artikel ini bukan untuk mengajak membeli atau menjual saham. Segala rekomendasi dan analisa saham berasal dari analis dari sekuritas yang bersangkutan, dan Kompas.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan atau kerugian yang timbul. Keputusan investasi ada di tangan Investor. Pelajari dengan teliti sebelum membeli/menjual saham.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Rekomendasi untuk anda
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+