Rencana Pembukaan Kunjungan Wisatawan, Sandiaga Uno Bertemu Dubes Rusia hingga Inggris

Kompas.com - 19/05/2021, 18:37 WIB
Menparekraf Sandiaga Uno saat berkunjung ke Desa Wisata Krebet, Bantul, Yogyakarta. KOMPAS.com/ANGGARA WIKAN PRASETYAMenparekraf Sandiaga Uno saat berkunjung ke Desa Wisata Krebet, Bantul, Yogyakarta.

JAKARTA, KOMPAS.com – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sanfdiaga Uno memantapkan kembali rencana pembukaan wisata domestik untuk kunjungan wisatawan mancanegara. Hal ini dibuktikan dengan pertemuannya bersama para duta besar dari beberapa negara, Selasa malam (18/5/2021).

Melansir Instagram miliknya Rabu (19/5/2021), Sandiaga mengungkapkan pertemuannya dengan para duta besar dari negara Singapura, Vietnam, Rusia, Belgia, Belanda, Perancis dan Inggris, untuk membahas terkait dengan penerapan konsep Travel Corridor Arrangement (TCA).

“Saya bertemu dengan para Duta Besar dari beberapa negara. Pertemuan ini dilakukan sehubungan dengan akan dibukanya kembali perbatasan Indonesia untuk beberapa negara dengan penerapan konsep TCA,” ungkap Sandiaga melalui Instagram.

Baca juga: Sandiaga Uno Setuju Tempat Wisata Ditutup jika Tak Patuh Protokol Kesehatan

Sandiaga memastikan, rencana pembukaan kunjungan wisatawan mancanegara terus dibahas dan menjadi pertimbangan, baik dari dalam negeri maupun luar negeri.

Di sisi lain, ia juga memastikan penerapan CHSE (Cleanliness, Health, Safety, and Environment Sustainability) untuk tetap dipatuhi.

“TCA terus didorong pembahasannya dan mengacu pada kondisi terkini. Ini harus dipastikan dan dipertimbangkan matang-matang, agar pembukaan TCA tidak memicu kenaikan kasus baru. Kami terus melakukan persiapan dari segi protokol kesehatan CHSE end to end,” ungkap dia dalam Weekly Press Briefing, kemarin.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sandiaga memastikan, dengan konsep ini wisatawan yang masuk dalam keadaan sehat, sudah memenuhi persyaratan, dan siap untuk mematuhi segala protokol kesehatan, utamanya yang berlaku di Indonesia.

Baca juga: Kemenkeu Bakal Naikkan PPN, Sandiaga Uno: Timing-nya Belum Tepat



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X