Ini Proyek Bendungan yang Bikin Warga di Takalar Tajir Mendadak

Kompas.com - 20/05/2021, 18:51 WIB
Suasana kampung di Desa Kalekomara, Kecamatan Polongbangkeng Utara, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan yang dipenuhi kendaraan serba baru usai warganya menerima uang ganti rugi pembebasan lahan proyek bendungan Pammukkulu. Kamis, (20/5/2021). KOMPAS.COM/ABDUL HAQ YAHYA MAULANA T.Suasana kampung di Desa Kalekomara, Kecamatan Polongbangkeng Utara, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan yang dipenuhi kendaraan serba baru usai warganya menerima uang ganti rugi pembebasan lahan proyek bendungan Pammukkulu. Kamis, (20/5/2021).

JAKARTA, KOMPAS.com - Warga Desa Kalekomara, Kecamatan Polongbangkeng Utara, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan mendadak kaya raya. Mereka memborong mobil mewah dan ratusan unit sepeda motor.

Hal itu bisa terjadi karena mereka telah menerima dana ganti rugi senilai miliaran rupiah dari pemerintah. Dana itu merupakan kompensasi atas pembebasan lahan untuk proyek Bendungan Pamukkulu.

Adapun Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Takalar Muhammad Naim menyatakan, saat ini telah mencairkan dana sebanyak Rp 476 miliar untuk tahap kedua pembayaran ganti rugi lahan kepada 444 orang warga.

Baca juga: Tinjau 2 Proyek Bendungan Ciliwung, Luhut: Menurut Saya Sudah Paten

Lalu sebenarnya apa itu proyek Bendungan Pamukkulu yang bikin warga Desa Kalekomara tajir mendadak?

Berdasarkan data Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) yang diterima Kompas.com, Bendungan Pamukkulu merupakan bendungan terbaru yang dibangun di Sulawesi Selatan.

Proyek pembangunan Bendungan Pammukulu sendiri akan membutuhkan lahan seluas 593 hektar. Adapun saat ini lahan yang telah dibebaskan seluas 269 hektar.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kontrak pembangunan bendungan ini telah ditandatangani pada November 2017 lalu dan terbagi menjadi 2 paket konstruksi.

Paket 1 senilai Rp 852 miliar yang akan digarap oleh PT Wijaya Karya (Persero) dan PT Daya Mulia Turangga (KSO) untuk pekerjaan diantaranya pembangunan bendungan utama.

Lalu paket 2 senilai Rp 811 miliar yang akan digarap oleh kontraktor PT Nindya Karya. Pekerjaan diantaranya relokasi jalan dan rehabilitasi jalan masuk, terowongan pengelak, bendungan pelimpah, dan pekerjaan hidromekanikal.

Sementara untuk konsultan supervisi dilakukan oleh PT Indra Karya, PT Virama Karya, PT Bina Karya Persero senilai Rp 53,7 miliar.

Baca juga: 8 Bendungan Baru Siap Diresmikan pada Akhir Tahun Ini

Bendungan ini memiliki kapasitas tampung maksimum 82,7 juta meter kubik. Jika nantinya beroperasi Bendungan Pammukulu diyakini akan memberi manfaat bagi irigasi seluas 6.150 hektar.

Kemudian memberikan manfaat untuk penyediaan air baku Kota Takalar sebesar 160 liter per detik. Selain itu untuk pengendalian banjir, konservasi sumber daya air, pengembangan pariwisata, dan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) 4,3 Megawatt.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.