Catat, Manajemen Kartu Prakerja Kebut Pencairan Insentif di Minggu Pertama

Kompas.com - 20/05/2021, 20:38 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Project Manajemen Office (PMO) Kartu Prakerja mengungkapkan, telah mengadopsi skema front loading dalam pencairan insentif Kartu Prakerja.

Direktur Eksekutif PMO Kartu Prakerja, Denni Puspa Purbasari mengatakan, skema tersebut akan memperbaiki atau mempercepat pencairan insentif Kartu Prakerja.

Denni menuturkan, mekanisme ini sebetulnya sudah diimplementasi oleh manajemen. Tak heran, banyak peserta Kartu Prakerja tahun 2021 menerima insentif lebih awal dari tanggal yang ditentukan manajemen.

Baca juga: Pencairan Insentif Kartu Prakerja Dihentikan Sementara, Kapan Dilanjutkan Lagi?

"Kita ingin memperbaiki yang terkait dengan keterlambatan insentif. Teman-teman (peserta) tahun 2021 melihat kok sekarang lebih cepat ya, lebih cepat daripada (tanggal yang tertera di pengumuman) di IG. Itu karena sekarang kita mengimplementasikan strategi front loading," kata Denni dalam pemaparan hasil survei persepsi penerima Kartu Prakerja, Kamis (20/5/2021).

Denni menyebut, pencairan insentif yang dipercepat ini memungkinkan peserta mendapat insentif pada minggu pertama.

Jadi, insentif beberapa peserta Kartu Prakerja sudah cair sejak awal bulan dari waktu semula, yang ditetapkan pada akhir bulan.

"Jadi kalau bulan ini dapat insentif (dijadwalkan) tanggal 25, kita akan berusaha (menyalurkan) di minggu pertama, karena supaya teman-teman lebih cepat dapat insentifnya. Waktu itu dijadwalkan tanggal 26, kita di tanggal 3 (awal bulan) sudah dapat," ucap Denni.

Denni menuturkan, pencairan insentif yang lebih cepat dilakukan agar meminimalisir kendala pada hari H pencairan. Pasalnya kata Denni, ada beberapa kemungkinan yang terjadi jika pencairan mepet pada tanggal yang ditentukan.

Kejadian yang menghambat pencairan itu kebanyakan di luar kontrol manajemen pelaksana, mulai dari overlimit akun dan perlu menautkan ulang akun peserta.

"Karena ketika kita pas di tanggal itu, things can happen. Misalnya saja teman-teman ganti nomor telepon harus tautkan ulang, atau sudah overlimit, tunggu satu minggu lagi. Jadi ada sebab seperti itu tapi peserta enggak tahu, tahunya sudah dijanjikan tanggal sekian tapi kemudian lewat tanggal (enggak cair-cair)," sebut Denni.

Baca juga: Gelombang 17 Kartu Prakerja Segera Dibuka, Simak Syarat agar Lolos Seleksi

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kebutuhan Rumah Masih Tinggi, Ini 6 Rekomendasi agar Pemerintah Kurangi 'Backlog'

Kebutuhan Rumah Masih Tinggi, Ini 6 Rekomendasi agar Pemerintah Kurangi "Backlog"

Whats New
PKWT adalah Perjanjian Kerja Waktu Tertentu, Begini Penjelasannya

PKWT adalah Perjanjian Kerja Waktu Tertentu, Begini Penjelasannya

Work Smart
Utang Luar Negeri RI di Kuartal II 2022 Kembali Turun, Kini Jadi 403 Miliar Dollar AS

Utang Luar Negeri RI di Kuartal II 2022 Kembali Turun, Kini Jadi 403 Miliar Dollar AS

Whats New
Efektifkan Revisi Perpres 191 Tekan Konsumsi Pertalite-Solar yang Kuotanya Kian Menipis?

Efektifkan Revisi Perpres 191 Tekan Konsumsi Pertalite-Solar yang Kuotanya Kian Menipis?

Whats New
Kuota BBM Subsidi Menipis, Pertamina Bakal Batasi Pembelian?

Kuota BBM Subsidi Menipis, Pertamina Bakal Batasi Pembelian?

Whats New
Kenaikan Tarif Ojol Diundur, Gojek: Kami Pergunakan untuk  Persiapan dan Sosialisasi ke Pengguna dan Driver

Kenaikan Tarif Ojol Diundur, Gojek: Kami Pergunakan untuk Persiapan dan Sosialisasi ke Pengguna dan Driver

Whats New
Karyawannya Diancam UU ITE oleh Konsumen, Alfamart Tunjuk Hotman Paris Jadi Kuasa Hukum

Karyawannya Diancam UU ITE oleh Konsumen, Alfamart Tunjuk Hotman Paris Jadi Kuasa Hukum

Whats New
Dukung Kemandirian Nasional, Produsen Alkes Merek “OneMed” Agresif Ekspansi

Dukung Kemandirian Nasional, Produsen Alkes Merek “OneMed” Agresif Ekspansi

Rilis
80 Persen Keluarga Belum Punya Rumah, 'Backlog' Perumahan RI Kini di Atas 12 Juta

80 Persen Keluarga Belum Punya Rumah, "Backlog" Perumahan RI Kini di Atas 12 Juta

Whats New
Aturan Baru Syarat Perjalanan, Belum Vaksinasi Booster Wajib Tes PCR

Aturan Baru Syarat Perjalanan, Belum Vaksinasi Booster Wajib Tes PCR

Whats New
PGN Salurkan Jargas untuk 800 SR di Cluster Cataline, Kabupaten Tangerang

PGN Salurkan Jargas untuk 800 SR di Cluster Cataline, Kabupaten Tangerang

Whats New
Bergerak Fluktuatif, IHSG Parkir di Zona Merah pada Penutupan Sesi I

Bergerak Fluktuatif, IHSG Parkir di Zona Merah pada Penutupan Sesi I

Whats New
BPS: hingga Juli 2022, Neraca Dagang RI Surplus 27 Bulan Berturut-turut

BPS: hingga Juli 2022, Neraca Dagang RI Surplus 27 Bulan Berturut-turut

Whats New
Erick Thohir: Pemerintah Tidak Anti Merek Asing, Tidak Anti Kolaborasi Banyak Negara

Erick Thohir: Pemerintah Tidak Anti Merek Asing, Tidak Anti Kolaborasi Banyak Negara

Whats New
Lika-liku Rencana Kenaikan Tarif Ojol, Tuai Polemik hingga Berujung Penundaan

Lika-liku Rencana Kenaikan Tarif Ojol, Tuai Polemik hingga Berujung Penundaan

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.