IHSG Diperkirakan Melemah, Berikut Rekomendasi Saham Akhir Pekan Ini

Kompas.com - 21/05/2021, 07:30 WIB
Karyawan melintas di dekat layar pergerakan saham saat merebaknya wabah Covid-19 di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (28/4/2020). ANTARA FOTO/GALIH PRADIPTAKaryawan melintas di dekat layar pergerakan saham saat merebaknya wabah Covid-19 di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (28/4/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada akhir pekan ini (21/5/2021), diprediksi akan melemah. Namun sebelumnya, IHSG ditutup pada zona hijau, di level 5.797,59.

Analis Artha Sekuritas Dennies Christoper menjelaskan, pergerakan masih dibayangi kekhawatiran akan semakin tingginya kasus Covid-19 di beberapa negara di Asia termasuk di Indonesia.

"Secara teknikal tekanan jual masih sangat tinggi sehingga diperkirakan masih akan bearish dalam jangka menengah," sebutnya dalam analisa tersebut.

Baca juga: Ini Faktor Penyebab Naik Turunnya Harga Saham

Beda analisa dengan CEO PT Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya yang memperkirakan IHSG sepanjang Jumat, bakal lanjutkan penguatan namun terbatas. Menurut dia, kenaikan yang dialami oleh IHSG saat ini masih bersifat teknikal rebound.

Potensi kenaikan masih berpeluang selama IHSG mampu mempertahankan support level terdekatnya.

"Pasca-rilis data perekonomian neraca perdagangan yang menunjukkan hasil yang baik juga turut menjadi penunjang bagi pergerakan IHSG, hari ini IHSG berpotensi bergerak menguat terbatas," kata William.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Berdasarkan rasio fibonacci, support maupun resistance minimum berada pada 5767.47 hingga 5828.74.

Potensi pelemahan juga dianalisa Binaartha Sekuritas. Menurut Analis Nafan Aji Gusta Utama, berdasarkan indikator, moving average convergence divergence (MACD) maupun stochastic masih menunjukkan sinyal negatif.

Ada kemungkinan IHSG pada akhir pekan ini, berdasarkan support maupun resistance akan bergerak rentang 5.767,47 hingga 5.828.74.

"Di sisi lain, terlihat pola bearish inside bar yang mengindikasikan adanya potensi pelemahan pada pergerakan IHSG," sebut dia.

Baca juga: Bagaimana Cara Main Saham?

Berikut rekomendasi saham akhir pekan ini:

1. Artha Sekuritas

ADRO. Target harga mulai 1.250 hingga 1.300, Entry level: 1.180-1.220, Stop loss: 1.150, mengalami koreksi namun masih bertahan di atas level support

TOWR. Target harga mulai 1.220 hingga 1.250, Entry level: 1.160-1.170, Stop loss: 1.135, Menguat didukung kenaikan volume. Uji resistance terdekat.

LSIP. Target harga mulai 1.420 hingga 1.450, Entry level: 1.350-1.370, Stop loss: 1.320, masih bergerak dalam tren konsolidasi jangka pendek.

2. Binaartha Sekuritas

ANTM. Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 60 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama terbuka lebar. Akumulasi pada level 2.400-2.420, dengan target harga secara bertahap di level 2.510, 2.560, 2.600 dan 2.750. Support: 2.370, 2.320, 2.280 dan 2.250.

ASII. Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish engulfing line candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. Akumulasi pada level 5.000-5.200, dengan target harga secara bertahap di level 5.550, 6.650 dan 7.775. Support: 5.000 dan 4.630.

AUTO. Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. Akumulasi pada level 1.105-1.135, dengan target harga secara bertahap di level 1.180, 1.240, 1.375 dan 1.510. Support: 1.105 dan 1.075.

BMRI. Terlihat pola doji star candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham. Akumulasi pada level 5.550-5.650, dengan target harga secara bertahap di level 5.775, 6.025, 6.350, 7.100 dan 7.850. Support: 5.425 dan 5.200.

Baca juga: Berapa Minimal Pembelian Saham?

INTP. Terlihat pola doji star candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham. Akumulasi pada level 11.850-12.050, dengan target harga secara bertahap di level 12.500, 14.875, 17.250 dan 19.625. Support: 11.250.

KRAS. Pergerakan harga saham menguji garis MA 120 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. Akumulasi pada level 600-615, dengan target harga secara bertahap di 630, 660, 765, 875 dan 980. Support: 600 dan 550.

Disclaimer: Artikel ini bukan untuk mengajak membeli atau menjual saham. Segala rekomendasi dan analisa saham berasal dari analis dari sekuritas yang bersangkutan, dan Kompas.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan atau kerugian yang timbul. Keputusan investasi ada di tangan Investor. Pelajari dengan teliti sebelum membeli/menjual saham.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.