Pemerintah Sebut Startup Indonesia Masih Berpotensi Tumbuh

Kompas.com - 21/05/2021, 16:04 WIB
Ilustrasi Startup SHUTTERSTOCKIlustrasi Startup
Penulis Kiki Safitri
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Pemberdayaan Informatika Kemkominfo, Bonifasius Wahyu Pudjianto mengatakan, masih ada peluang yang cukup besar bagi startup untuk berkembang.

Sejak 2020, perkembangan startup sempat mengalami hambatan akibat pendemi Covid-19. Hal itu membuat jumlah perusahaan rintisan tersebut berkurang

“Sebanarnya, data dari tahun 2019, angka startup di Indonesia agak menurun ya. Tapi sekarang, kita perlu memperhatikan agar selamat dari dampak pandemi ini, usaha tumbuh dan melihat intensi market itu apa,” kata Boni secara virtual, Jumat (21/5/2021).

Boni meyakini, bisnis startup memiliki peran penting bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia/. Sebab ia mengatakan, berdasarkan jurnal penelitian, kemajuan negara bergantung dari jumlah entrepreneur yang dimiliki.

Baca juga: Lindungi UMKM Lokal, Shopee Batasi Penjual Asing

Namun ucap dia, jumlah entrepreneur di Indonesia masih sedikit di bandingkan dengan Ameika Serikat, India, dan Kanada.

“Tapi kita melihat di antara entrepreneur itu, salah satu faktor utama adalah dengan membangkitkan industrinya khususnya startup,” ucap dia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ia menyebut bebeapa faktor yang menjadi tantangan bagi startup saat ini yakni cara startup berkembang, pendanaan, dan kesadaran masyarakat.

Kemkominfo kata dia, akan terus mendorong startup untuk mengembangkan usahanya secara mandiri.

“Ini yang harus kita perhatikan agar kedepannya kita bisa terus tumbuh. Kami dari regulator juga harus memberikan ekosistem yang baik dan nyaman untuk startup,” kata dia.

Baca juga: BP Tapera Tawarkan KPR untuk ASN, Ini Skema dan Syaratnya



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.