Kompas.com - 21/05/2021, 17:23 WIB
Ilustrasi bank ShutterstockIlustrasi bank
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Realisasi penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) melalui Bank Pembangunan Daerah (BPD) telah mencapai Rp 73,98 triliun. Sementara itu dana yang ditempatkan pemerintah hanya Rp 16,25 triliun.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, dana tersebut disalurkan kepada 422.501 debitur.

"Kami mengapresiasi kerja sama BPD dengan mendorong penyaluran kredit yang mencapai 422.501 debitur, leverage-nya cukup tinggi sehingga bisa memberikan multiplier effect terhadap perekonomian masyarakat di daerah," kata Airlangga dalam diskusi virtual, Jumat (21/5/2021).

Baca juga: Demi Kenyamanan Nasabah, Dalih Bank BUMN Kenakan Biaya ATM Link

Adapun program penempatan dana pemerintah di perbankan merupakan bagian dari program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) kepada UMKM dan korporasi. Tercatat hingga 23 April, realisasi penempatan dana mencapai Rp 29,25 triliun.

Perbankan harus menyalurkan dana tiga kali lipat lebih banyak, sehingga realisasinya kini mencapai Rp 373,09 triliun. Airlangga menyebut, penempatan dana di perbankan sangat strategis mendukung UMKM kembali pulih karena mendapat akses modal.

"Penempatan dana terutama di BPD sangat strategis untuk mengungkit pertumbuhan ekonomi di daerah dan pembangunan daerah dibantu dengan optimalisasi potensi daerah masing-masing," tutur Airlangga.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sementara itu, penyaluran KUR telah terealisasi Rp 3,18 triliun atau 24,31 persen dari plafon yang ditetapkan sebesar Rp 13,36 triliun pada tahun 2021. Airlangga berharap, BPD terus aktif menyalurkan KUR hingga restrukturisasi kredit.

Baca juga: Tips Membangun Bisnis Startup, Kecepatan adalah Kunci

Pasalnya, BPD memiliki peran vital dalam mendorong peningkatan ekonomi masyarakat daerah, karena BPD lebih memahami karakteristik dari nasabah di masing-masing daerah sehingga fungsi intermediasi jadi lebih tepat sasaran.

Selain itu, inovasi yang dihasilkan BPD diharapkan dapat menghasilkan engagement dengan stakeholder daerah berbasis kepada produk unggulan daerah, sehingga bisa membuat momentum pemulihan ekonomi menjadi semakin cepat.

"Saya berharap kepada seluruh BPD untuk terus memberikan dukungan kepada pelaku usaha di daerah, berupa pinjaman modal usaha, modal kerja, investasi, dan restrukturisasi untuk memulihkan aktifitas usahanya," pungkas Airlangga.

Baca juga: Reksadana Adalah Investasi Minim Modal, Simak Untung Ruginya

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.