Bahlil Bicara Konglomerat Baru berkat Pabrik Kaca Terbesar ASEAN

Kompas.com - 22/05/2021, 10:41 WIB
Peletakan batu pertama proyek pabrik kaca terbesar se-Asia Tenggara yang berlokasi di Kawasan Industri Terpadu (KIT) Batang, Jawa Tengah (Jateng). SetkabPeletakan batu pertama proyek pabrik kaca terbesar se-Asia Tenggara yang berlokasi di Kawasan Industri Terpadu (KIT) Batang, Jawa Tengah (Jateng).


JAKARTA, KOMPAS.com - Indonesia bakal memiliki pabrik kaca terbesar se-Asia Tenggara yang berlokasi di Kawasan Industri Terpadu (KIT) Batang, Jawa Tengah (Jateng).

Pembangunan pabrik tersebut sudah resmi dimulai, yang ditandai dengan peletakan batu pertama atau groundbreaking PT KCC Glass Indonesia di KIT Batang, Kamis (20/5/2021).

Prosesi tersebut dihadiri langsung oleh Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Bahlil Lahadalia bersama Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

Baca juga: Bahlil Sebut Pembangunan Pabrik Nestle di Batang Bakal Tarik Investasi Baru ke Jateng

PT KCC Glass Indonesia diproyeksikan akan menjadi perusahaan kaca terbesar di ASEAN dengan lahan yang akan ditempati seluas 49 hektar di KIT Batang.

Nilai investasi perusahaan berorientasi ekspor ini adalah sekitar Rp 5 triliun dan diperkirakan mampu menyerap tenaga kerja langsung sebanyak 1.200 orang.

Bahlil meminta kepada investor di KIT Batang tersebut untuk melibatkan para pelaku usaha lokal di Jateng, khususnya di Kabupaten Batang sekaligus mendorong pemerataan pertumbuhan ekonomi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Biarlah anak-anak Jawa Tengah menjadi tuan di negerinya sendiri. Jangan lagi membawa orang Jawa Tengah yang sudah konglomerat di Jakarta,” ujarnya, dikutip dari laman Setkab pada Sabtu (22/5/2021).

Baca juga: Resmikan Pabrik Baru Nestle, Bahlil: Izin Tidak Dipersulit, Enggak Pakai Amplop-amplop!

“Kita harus menciptakan konglomerat-konglomerat baru di daerah Jawa Tengah, khususnya Kabupaten Batang. Ini yang harus kita dorong,” sambung Bahlil.

Perusahaan asal Korea Selatan ini menjadi investor pertama yang melakukan groundbreaking di kawasan industri kerja sama pemerintah dan BUMN ini. Bahlil lantas menceritakan perkembangan terkini proyek di Kawasan Industri Batang.

“Tanggal 30 Juni (2020) kami buka kawasan ini dengan Bapak Presiden, kemudian tanggal 20 Mei (2021), 11 bulan, langsung kawasannya tahap pertama telah selesai,” tandasnya.

Halaman:


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.