Kompas.com - 22/05/2021, 13:10 WIB
Para jemaah haji melempar jumrah pada posisi yang telah ditentukan untuk menjaga jarak satu sama lain Dokumentasi Kementerian Haji Arab SaudiPara jemaah haji melempar jumrah pada posisi yang telah ditentukan untuk menjaga jarak satu sama lain


JAKARTA, KOMPAS.com – Bagi yang berniat melaksanakan ibadah haji, sebaiknya lebih dulu cek daftar tunggu haji. Berapa lama waktu tunggu haji reguler?

Untuk bisa melaksanakan ibadah haji, tidak bisa langsung mendaftar dan berangkat ke Tanah Suci di Arab Saudi pada tahun itu juga.

Pasalnya, setelah mendaftar jadi calon jemaah haji, pendaftar harus terlebih dahulu masuk ke daftar antrean atau waiting list. Antrean tersebut bahkan juga diberlakukan bagi jemaah haji yang sudah melakukan pelunasan pembayaran.

Baca juga: 44 Tahun, Ini 10 Daerah dengan Antrean Haji Terlama di Indonesia

Taksiran berangkat haji baru bisa dilakukan belasan hingga puluhan tahun setelah mendaftar. Inilah yang kerap memunculkan pertanyaan berapa lama waktu tunggu haji reguler.

Hal tersebut disebabkan karena keterbatasan kuota haji yang dimiliki Indonesia dalam tiap tahunnya. Sedangkan antusiasme masyarakat mendaftar jadi calon jemaah haji selalu melebihi kuota yang telah ditetapkan.

Saat ini, Pemerintah Arab Saudi memberikan kuota jemaah haji untuk Indonesia sebanyak 231.000. Jumlah tersebut tentu saja tidak sebanding dengan banyaknya pendaftar haji tiap tahunnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Biaya Haji 2021 Diperkirakan Naik RP 9,1 Juta, Ini Penyebabnya

Masa tunggu haji per daerah

Lamanya waktu tunggu haji bisa berbeda-beda untuk masing-masing daerah di Indonesia. Artinya, daftar tunggu haji Jawa Barat bisa berbeda dengan daftar tunggu haji Jawa Timur, begitu juga dengan daerah lain seperti DKI Jakarta.

Karena itu, untuk mengetahui berapa lama masa antrean haji tahun 2021 perlu untuk melakukan cek daftar tunggu haji terbaru. Lalu, daerah mana saja di Indonesia dengan daftar tunggu haji paling cepat?

Berikut 10 daerah dengan daftar tunggu haji paling cepat berdasarkan laman resmi Kementerian Agama:

  1. Kabupaten Mahakam Ulu (paling cepat tahun 2030)
  2. Kabupaten Maluku Barat Daya (paling cepat tahun 2032)
  3. Kabupaten Buru Selatan (paling cepat tahun 2032)
  4. Kabupaten Maluku Tenggara Barat (paling cepat tahun 2032)
  5. Kabupaten Seram Bagian Timur (paling cepat tahun 2032)
  6. Kabupaten Seram Bagian Barat (paling cepat tahun 2032)
  7. Kabupaten Landak (paling cepat tahun 2033)
  8. Kota Ambon (paling cepat tahun 2033)
  9. Kabupaten Maluku Tenggara (paling cepat tahun 2033)
  10. Kabupaten Buru (paling cepat tahun 2033)

Berapa biaya naik haji 2021?

Adapun biaya mendaftar haji di tahun 2021 ini belum ditentukan oleh Pemerintah. Sebab, penyelenggaraan haji tahun 2020 lalu ditiadakan lantaran merebaknya pandemi Covid-19.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.