ATM Link, Mimpi Rini Soemarno Gratiskan Transaksi Antar-Bank BUMN

Kompas.com - 23/05/2021, 13:06 WIB
Menteri BUMN Rini Soemarno KOMPAS.com / ANDRI DONNAL PUTERAMenteri BUMN Rini Soemarno

JAKARTA, KOMPAS.com - ATM Link tengah jadi perbincangan publik Tanah Air. Empat bank BUMN yang terdiri dari Bank Mandiri, BNI, BRI, dan BTN sepakat mengenakan tarif pada penggunaan anjungan tunai tersebut per 1 Juni 2021.

Padahal sebelumnya, penggunaan ATM Link atau ATM Himbara yang berciri khas warna merah itu gratis untuk pengguna kartu debit semua bank BUMN.

Lebih lanjut, biaya untuk transaksi cek saldo semula tidak dipungut biaya. Dengan kebijakan baru ini, nantinya cek saldo akan dikenakan biaya Rp 2.500 per transaksi.

Keempat bank pelat merah tersebut mematok biaya yang sama untuk transaksi tarik tunai yakni sebesar Rp 5.000 di mesin ATM Himbara yang berbeda dan ATM Link, dari semula Rp 0 atau gratis.

Baca juga: Mengenal Arti Logo ATM: Visa, Cirrus, Alto, Link, GPN, JCB, Prima, dan Lainnya

Ditilik dari awal riwayatnya, ATM Link lahir dari program sinergi antar-perusahaan negara yang digagas Menteri BUMN 2014-2019 Rini Soemarno pada tahun 2015, termasuk menyasar perusahaan negara sektor perbankan. 

ATM Link adalah mesin tarik tunai gabungan dari empat bank BUMN. ATM ini lahir sebagai produk konsolidasi operasional antar-bank Himbara, yang merupakan akronim dari Himpunan Bank-bank Milik Negara.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

ATM Link di Kantor Cabang Bank BRI SragenMuhammad Idris/Kompas.com ATM Link di Kantor Cabang Bank BRI Sragen

Sebagaimana diketahui, konsolidasi ATM Himbara ini sudah cukup lama direncanakan Rini Soemarno dan menjadi bagian penting dalam roadmap Kementerian BUMN RI tahun 2015-2019.

Efisiensi bank BUMN

Pengelolaan ATM secara bersama dalam satu atap, ATM Link, pada satu perusahaan switching oleh BUMN perbankan ini memberikan banyak manfaat, antara lain penghematan biaya operasional bagi pihak perbankan dan penghematan biaya transaksi bagi masyarakat pengguna ATM.

Baca juga: Lengkap, Ini Cara Menghindari Jadi Korban Skimming ATM

Diklaim Kementerian BUMN saat itu, konsolidasi ATM Himbara ini akan menghemat biaya pengelolaan ATM hingga Rp 6,8 triliun per tahun.

Sedangkan bagi masyarakat pengguna ATM, konsolidasi ini akan memangkas biaya transaksi ATM sekitar Rp 7,3 triliun per tahun.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.