Riset ShopBack Sebut Belanja Offline Mulai Menggeliat, Alasannya: Lelah dengan Pandemi,

Kompas.com - 24/05/2021, 11:07 WIB
 Ilustrasi belanja. (Dok. Freepik/snowing) Ilustrasi belanja.

JAKARTA, KOMPAS.com – Riset belanja konsumen yang dilakukan oleh aplikasi pra-belanja ShopBack selama pasca Idul Fitri, 17 - 19 Mei 2021 kepada 2.200 responden di seluruh Indonesia, menemukan masyarakat cenderung memilih belanja online selama Ramadhan. Namun belanja offline juga mulai terlihat menggeliat kembali.

Country General Manager of ShopBack Indonesia Galuh Chandra Kirana mengatakan, hasil Survei Perilaku Belanja Ramadhan 2021 menemukan, belanja online masih menjadi metode belanja favorit yang dipilih 73 persen responden selama Ramadhan.

“Dari mereka yang berbelanja online, lebih dari 60 persen responden berbelanja 1x dalam seminggu atau lebih. Puncak periode belanja online terjadi di minggu ke-3 Ramadhan (26 April - 2 Mei) dengan waktu belanja favorit pukul 19.00 - 23.00,” kata Galuh dalam siaran pers, Senin (24/5/2021).

Baca juga: Sri Mulyani Lagi-lagi Jengkel, Pemda Banyak Alokasikan Belanja untuk Pegawai

Galuh juga mengatakan, ShopBack mencatat 98 persen responden lebih menyukai belanja melalui aplikasi dibanding website/desktop.

Namun demikian, kegiatan belanja offline terlihat mulai menggeliat. Dia bilang, 24 persen responden mengaku berbelanja offline dan online sama seringnya.

“Nampaknya ada perbedaan dalam kategori produk yang dibeli responden pada belanja online dan offline. Kategori produk utama yang dibeli secara online selama Ramadhan adalah produk fashion, kecantikan (make up dan skin care), sementara responden lebih memilih membeli produk makanan dan minuman serta kebutuhan rumah tangga/groceries secara offline,” ungkap Galuh.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Adapun tiga alasan masyarakat mulai kembali berbelanja offline, antara lain kebutuhan untuk melihat barang secara langsung, kepraktisan untuk sekaligus belanja banyak barang di satu tempat tanpa harus menunggu kurir, dan yang terakhir berhubungan dengan pandemic fatigue atau rasa lelah terhadap pandemi yang mengharuskan masyarakat terus-terusan berdiam di rumah.

“Adanya kebutuhan untuk refreshing setelah satu tahun lelah terhadap pandemi, mendorong banyak orang kembali berbelanja offline,” uangkap Galuh.

Shopee, Tokopedia, dan Lazada disebut sebagai tiga e-commerce yang paling sering dikunjungi selama Ramadhan. Banyaknya promo menarik dan gratis ongkos kirim tetap menjadi dua faktor teratas yang mempengaruhi pilihan responden.

Baca juga: Sindir Belanja Pegawai Pemda, Mendagri: Rakor, Rakor, Rakor, Isinya Honor...

Alasan ketiga yang dipilih adalah luasnya ragam produk yang tersedia pada e-commerce sehingga responden bisa menemukan apa saja yang mereka cari.

“Terkait promosi online, 74 persen responden mengaku memilih untuk menunggu adanya promo online sebelum berbelanja, dan 56 persen dari responden rela begadang untuk menunggu promo online yang terjadi di tengah malam,” ungkap dia.

Sementara itu, dompet digital (e-wallet), Cash on Delivery (CoD), dan transfer via internet/mobile banking masih menjadi tiga metode pembayaran favorit responden.

Merujuk ke survei yang ShopBack lakukan pada Maret 2021 lalu, tiga metode pembayaran favorit ini memang masih menjadi juara bertahan, menunjukkan kebiasaan penggunaan dompet digital yang semakin kuat dan belum ada disrupsi atau perubahan dari metode pembayaran baru.

Baca juga: Tips Aman Belanja Online dengan Sistem COD

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.