Kompas.com - 25/05/2021, 14:03 WIB
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto saat membuka webminar 'Membangun Ekosistem Digital: Optimalisasi Potensi Ekonomi Digital Indonesia', yang diselenggarakan INJABAR Unpad, Jumat (23/4/2021). KOMPAS.COM/DENDI RAMDHANIMenteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto saat membuka webminar 'Membangun Ekosistem Digital: Optimalisasi Potensi Ekonomi Digital Indonesia', yang diselenggarakan INJABAR Unpad, Jumat (23/4/2021).

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto membeberkan ada beberapa program yang dimiliki pemerintah untuk menjamin ketersediaan dan kemudahan akses pangan di Tanah Air.

"Pertama adalah kita akan menjaga stabilitas harga dan pasokan pangan dalam rangka menjamin ketersediaan dan keterjangkauan harga pangan," ujar Airlangga dalam Indonesia Food Summit 2021 yang diselenggarakan secara virtual, Selasa (25/5/2021).

Baca juga: Dirjen PSP Kementan: Food Estate Jadi Benteng Ketahananan Pangan Nasional

Kedua, pemerintah mengembangkan kawasan holtikultura berorientasi ekspor dengan model kemitraan atau creating share value antara pemerintah pusat, pemerintah daerah hingga petani.

Menurut Airlangga, hal ini harus dilakukan untuk membentuk ekosistem pangan dan pertanian nasional yang sehat, adil, menguntungkan dan berdaulat

Ketiga, pemerintah juga menerapkan kemitraan closed loop.

"Kemitraan closed loop atau ekosistem di komoditas hortikultura yang mengitegrasikan kerja sama antara akademisi, pelaku usaha, pemerintah, komunitas, dan media sesuai arahan Bapak Presiden di acara Food Security Summit per 18 November 2020, bahwa closed loop inisiatif perlu terus direplikasi di berbagai daerah," kata dia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Keempat, pemerintah juga mengembangkan peternakan terintegrasi dengan penyediaan lahan ataupun kawasan dengan dukungan sarana produksi, penataan rantai bisnis, dan industri pengolahan.

Baca juga: Bangun Ketahanan Pangan Masyarakat, BKP Kementan Bentuk Pertanian Keluarga

Kelima, penumbuhan dan pengembangan korporasi petani dan nelayan dengan arah peningkatan nilai antara produk hilir yang tentunya melibatkan petani dan nelayan sampai ke nilai hilirnya.

"Kemudian pemerintah juga terus mengupayakan penguatan ketahanan pangan nasional antara lain melalui implementasi UU Cipta Kerja di sektor pertanian, kelautan dan perikanan terkait dengan penyederhanaan dan kepastian dalam memperoleh perizinan," ungkap Airlangga.

Sementara itu, untuk menjamin ketersediaan dan keterjangkauan harga, pemerintah juga membangun infrastruktur pendukung di sektor pertanian.

Misalnya, dengan pembenahan infrastruktur jalan serta pemeliharaan infrastruktur daerah aliran sungai.

Kemudian juga keberlangsungan rantai pasok dari pertanian atau peternakan hingga pascapanen.

Baca juga: Ketahanan Pangan Indonesia selama Pandemi: Apa yang Bisa Dilakukan untuk Memperbaikinya?

"Untuk efisiensi biaya logistik dan pembangunan industri pengolahan pertanian sehingga nilai tambah bisa diterima oleh masyarakat setempat," kata Airlangga.

"Selanjutnya tentu informasi pasar yang tidak asimetris tentunya informasi tentang harga, stok, dan kebutuhan yang diketahui oleh masyarakat, petani, dan nelayan sehingga menjamin efisiensi produksi dan produksi yang dihasilkan mempunyai daya saing yang baik," sambung dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.