Likuiditas Makin Menurun, Sriwijaya Air Resmi Minta Pegawai Resign

Kompas.com - 25/05/2021, 16:41 WIB


JAKARTA, KOMPAS.com – Maskapai Sriwijaya Air secara resmi memberikan tawaran kepada para pegawainya untuk resign atau mengundurkan diri secara sukarela.

Kebijakan ini diambil dengan mempertimbangkan kondisi perusahaan yang saat ini mengalami likuiditas semakin menurun akibat wabah virus Covid-19 berkepanjangan.

Alasan tersebut tertuang dalam penjelasan perusahaan melalui Memo Internal Sriwijaya Air Group tentang Pemberian Opsi Resign Karyawan yang ditandatangani Direktur Sumber Daya Manusia Sriwijaya Air, Anthony Raymond Tampubonon.

Baca juga: Imbas Pandemi, Sriwijaya Air Disebut Rumahkan Karyawan dan Tawarkan Resign

Disebutkan bahwa wabah virus Covid-19 berkepanjangan berdampak kepada menurunnya operasional perusahaan. Sebelumnya Sriwijaya Air juga sudah merumahkan sejumlah pegawai melalui surat tertanggal 25 September 2020.

Saat itu, salah satu poin perumahan karyawan disertai arahan Direksi yaitu komitrnen perusahaan akan memanggil kembali karyawan yang dirumahkan jika operasional pesawat bertambah. Namun kini para pegawai justru diminta resign.

“Oleh karena itu, manajemen perlu memutuskan langkah strategis di bidang kepegawaian dalam mempercepat proses penyelamatan perusahaan,” tulis Memo Internal Sriwijaya Air Group tentang Pemberian Opsi Resign Karyawan, dikutip pada Selasa (25/5/2021).

Baca juga: Sanksi Buat Sriwijaya Air Bila Tak Bayar Ganti Rugi Korban SJ 182

Terdapat sejumlah ketentuan dalam pemberian opsi resign karyawan ini. Khusus untuk karyawan yang sedang dirumahkan baik pegawai tetap maupun PKWT yang bermaksud Ingin mengundurkan diri, perusahaan memberikan kebijakan uang pisah sebagai berikut:

  • Karyawan dengan masa kerja kurang atau sama dengan 1 tahun sampai dengan 3 tahun diberikan uang pisah 1 bulan gaji.
  • Karyawan dengan masa kerja lebih dari 3 tahun sampai 6 tahun diberikan uang pisah 2 bulan gaji.
  • Karyawan dengan masa kerja lebih dari 6 tahun diberikan uang pisah 3 bulan gaji.

Baca juga: Garuda Tawarkan Pensiun Dini, Ini Respon Serikat Karyawan

Selain itu, perusahaan juga membebaskan biaya penalti kontrak kerja (tidak termasuk soft loan atau pinjaman dana perusahaan) kepada karyawan yang disetujui permohonan pengunduran dirinya.

Tak hanya itu, Sriwijaya Air juga merubah kebijakan pengupahan kepada karyawan yang sedang dirumahkan dari imbal jasa 25 persen menjadi 10 persen dari gaji pokok.

Sejalan dengan itu, direksi bersama jajaran manajer diminta agar segera menyampaikan informasi ini secara transparan kepada pegawai dalam unit kerja masing-masing yang terdampak dan disampaikan secara langsung baik secara offline maupun online.

Baca juga: Bos Garuda Ungkap Alasan Tawarkan Karyawan Pensiun Dini

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Harga Minyak RI Turun Tipis Menjadi 87,5 Dollar AS Per Barrel pada November 2022

Harga Minyak RI Turun Tipis Menjadi 87,5 Dollar AS Per Barrel pada November 2022

Whats New
Jadwal Rekrutmen Bersama BUMN 2022 Batch 2, Berikut Tahapannya

Jadwal Rekrutmen Bersama BUMN 2022 Batch 2, Berikut Tahapannya

Work Smart
Dirjen Migas: Teknologi Baru Bikin Industri Migas Bergerak Lebih Cepat

Dirjen Migas: Teknologi Baru Bikin Industri Migas Bergerak Lebih Cepat

Whats New
Didukung Prospek Pertumbuhan Ekonomi China, Harga Minyak Dunia Bervariasi

Didukung Prospek Pertumbuhan Ekonomi China, Harga Minyak Dunia Bervariasi

Whats New
Kementerian ESDM dan Pertamina Resmikan 34 Penyalur BBM Satu Harga

Kementerian ESDM dan Pertamina Resmikan 34 Penyalur BBM Satu Harga

Whats New
Bantu Petani Jagung, Syngenta Resmikan Fasilitas Benih dan Toko Online di E-commerce

Bantu Petani Jagung, Syngenta Resmikan Fasilitas Benih dan Toko Online di E-commerce

Whats New
IHSG Masih Berpotensi Bearish, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini

IHSG Masih Berpotensi Bearish, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini

Whats New
BUMN Buka Rekrutmen Bersama Gelombang II, Simak Syarat, Cara, dan Jadwal Pendaftarannya

BUMN Buka Rekrutmen Bersama Gelombang II, Simak Syarat, Cara, dan Jadwal Pendaftarannya

Whats New
[POPULER MONEY] Jokowi: RI Titik Terang di Tengah Gelapnya Ekonomi Global | Sri Mulyani Khawatir Banyak Warga RI Menua tapi Tetap Miskin

[POPULER MONEY] Jokowi: RI Titik Terang di Tengah Gelapnya Ekonomi Global | Sri Mulyani Khawatir Banyak Warga RI Menua tapi Tetap Miskin

Whats New
Gembok Dibuka, Saham GOTO Masih Menarik Dikoleksi?

Gembok Dibuka, Saham GOTO Masih Menarik Dikoleksi?

Whats New
Sri Mulyani Waspadai 3 Potensi Krisis Global di Tahun Depan

Sri Mulyani Waspadai 3 Potensi Krisis Global di Tahun Depan

Whats New
Cara Buat Akun Pendaftaran Rekrutmen Bersama BUMN 2022 Batch 2

Cara Buat Akun Pendaftaran Rekrutmen Bersama BUMN 2022 Batch 2

Work Smart
Panja Komisi XI DPR akan Bentuk Timus dan Timsin RUU P2SK

Panja Komisi XI DPR akan Bentuk Timus dan Timsin RUU P2SK

Whats New
KPPU Siapkan 4 Strategi Hadapi Resesi Global Tahun Depan

KPPU Siapkan 4 Strategi Hadapi Resesi Global Tahun Depan

Whats New
Seleksi Kompetensi PPPK Tenaga Kesehatan Dimulai 6 Desember, Ini Infonya

Seleksi Kompetensi PPPK Tenaga Kesehatan Dimulai 6 Desember, Ini Infonya

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.