Kompas.com - 27/05/2021, 13:32 WIB
jumpa pers RUPST virtual, Kamis (27/5/2021). (Tangkapan Layar) KOMPAS.com/ELSA CATRIANAjumpa pers RUPST virtual, Kamis (27/5/2021). (Tangkapan Layar)

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Kalbe Farma Tbk (Kalbe) membagikan dividen tunai sebesar Rp 1,3 triliun atau sebesar Rp 28 per saham.

Finance Director Kalbe Farma Bernadus Karim Winata mengatakan, dividen interim sebesar Rp 281,3 miliar telah dibagikan kepada pemegang saham pada tanggal 18 Desember 2020 yang lalu atau sebesar Rp 6 per saham, sehingga total pembagian dividen final adalah sebesar Rp 1,58 triliun.

"Pembayaran dividen akan dilakukan dalam waktu selambat-lambatnya 30 hari setelah pengumuman hasil RUPST dengan jadwal dan tata cara yang akan segera diumumkan," ujarnya saat jumpa pers RUPST virtual, Kamis (27/5/2021).

Baca juga: Luncurkan Alat Tes Covid-19 Metode Air Liur, Kalbe Farma Sebut Bisa Deteksi Varian B.1.1.7

Lebih lanjut dia mengatakan, dalam rangka mengurangi dampak Covid-19, Kalbe akan terus berinovasi dalam menyediakan produk obat, vitamin, suplemen, alat kesehatan, tes laboratorium, tes diagnostika, uji klinis vaksin dan produk herbal untuk masyarakat.

Kalbe akan terus menerapkan protokol kesehatan dengan ketat untuk internal maupun eksternal serta melakukan edukasi kepada pasar melalui berbagai channel.

Di tahun 2021, Perseroan juga tetap optimistis akan potensi pertumbuhan dan memproyeksikan peningkatan penjualan dan laba bersih Perseroan sebesar 5-6 persen.

Sementara untuk dana belanja modal dianggarkan sebesar Rp 1 triliun untuk meningkatkan kapasitas produksi dan jaringan distribusi perseroan.

"Anggaran belanja juga akan digunakan untuk pemeliharaan dan penyelesaian proyek tahun sebelumnya,"ungkapnya.

Dengan mempertimbangkan arus kas dan kebutuhan dana operasional maupun investasi, Perseroan akan berupaya mempertahankan kebijakan untuk membagikan dividen sekitar 45-55 persen dari laba bersih.

Baca juga: Kalbe Farma Dapat Suntikan Dana Segar Rp 770 Miliar untuk Pembiayaan Uji Klinis

Perseroan juga telah memperoleh persetujuan pemegang saham atas Laporan Tahunan Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020, termasuk di dalamnya laporan kegiatan Perseroan, laporan tugas pengawasan dewan komisaris, dan laporan keuangan Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020.

Selain itu Perseroan juga memperoleh persetujuan atas pemberian pelunasan dan pembebasan tanggung jawab sepenuhnya kepada Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan atas tindakan pengawasan dan pengurusan yang mereka lakukan dalam tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 (acquit et de charge).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.