Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Survei: Kripto Makin Diminati Investor dibanding dengan Aset Lain

Kompas.com - 27/05/2021, 19:58 WIB
Rully R. Ramli,
Bambang P. Jatmiko

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Platform transaksi jual beli aset kripto Tokenomy dan Indodax mempublikasikan Laporan Investor Aset Kripto di Indonesia tahun 2021.

CEO Tokenomy Christian Hsieh mengatakan, laporan tersebut menunjukkan, semua investor memiliki sentimen preferensi yang tinggi terhadap aset kripto dibandingkan aset lainnya.

“Kami mengumpulkan umpan balik dari 21,052 pengguna Tokenomy dan Indodax, bursa aset kripto terbesar di Indonesia dengan lebih dari 3 juta pengguna,” katanya dalam keterangan tertulis, Kamis (27/5/2021).

Baca juga: Ini Beberapa Negara yang Larang Mata Uang Kripto Bitcoin Dkk

Hasil laporan itu juga menunjukkan, setiap tahun jumlah pengguna aset kripto terus berkembang, terutama di awal 2018 dan akhir 2020.

Data laporan tersebut menunjukkan bahwa investor di Indonesia memanfaatkan publikasi berita, analisa teknikal, dan diskusi grup telegram, untuk membantu mereka mengambil keputusan investasi.

“Meskipun investasi aset kripto masih sering dibandingkan dengan kelas aset lain seperti saham, obligasi, perumahan, dan komoditi, semua investor memiliki sentimen preferensi yang tinggi terhadap aset kripto dibandingkan aset lainnya,” tutur Christian.

Selain itu, pengembangan lebih jauh pada penerapan aset kripto, seperti DeFi dan Pinjaman, Stablecoin, dan lain-lain, menunjukkan bahwa kelas aset ini dan teknologinya memiliki potensi dan utilisasi yang sangat besar.

“Seiring penerapan teknologi blockchain yang terus berkembang, kami dengan antusias akan terus memberikan layanan dan pengalaman terbaik untuk pengguna kami,” katanya.

Baca juga: Ini Penjelasan Pencipta Ethereum yang Sebut Bubble Aset Kripto Bakal Terjadi

Sementara itu, CEO Indodax Oscar Darmawan menyatakan, antusias masyarakat terhadap aset kripto terlihat dari jumlah anggota Indonesia Bitcoin and crypto exchanges yang saat ini mencapai 3 juta anggota aktif.

"Meningkatnya jumlah member karena masyarakat Indonesia yang saat ini sedang hype Bitcoin dan kripto. Fenomena ini terjadi di seluruh dunia dan bukan hanya di Indonesia," ujarnya.

Penambahan jumlah anggota tersebut, lanjutnya, karena efek dari meningkatnya harga Bitcoin dan aset kripto secara drastis, dimana hampir seluruh top aset kripto mencatatkan rekor all time high (harga tertinggi sepanjang sejarah), di antaranya Bitcoin, Ethereum, DOGE Tron, Bittorrent dan lain-lain.

"Meski Indonesia hanya menyumbang satu persen volume transaksi Bitcoin dari seluruh dunia, tetapi ini menandakan bahwa orang-orang Indonesia sudah mulai banyak yang menggemari Bitcoin dan aset kripto lain,” ucap Oscar.

Baca juga: Mengenal Lebih Jauh Beberapa Aset Kripto dari Indonesia

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com