Polisi yang Sempat Terseret Kasus Gayus Tambunan Diangkat Erick Thohir Jadi Komisaris Jasa Marga

Kompas.com - 27/05/2021, 20:00 WIB
Mantan Direktur II Ekonomi Khusus Badan Reserse Kriminal Markas Besar Polri Brigadir Jenderal (Pol) Raja Erizman (kiri) dan penyidik kasus pajak Gayus Tambunan, Komisaris Moh Arafat Enanie, menjadi saksi dalam lanjutan sidang kasus dugaan tindak pidana korupsi dengan terdakwa Sjahril Djohan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (15/9). Kompas/Yuniadhi Agung (MYE)Mantan Direktur II Ekonomi Khusus Badan Reserse Kriminal Markas Besar Polri Brigadir Jenderal (Pol) Raja Erizman (kiri) dan penyidik kasus pajak Gayus Tambunan, Komisaris Moh Arafat Enanie, menjadi saksi dalam lanjutan sidang kasus dugaan tindak pidana korupsi dengan terdakwa Sjahril Djohan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (15/9).

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir merombak susunan dewan direksi dan komisaris PT Jasa Marga (Persero) Tbk.

Perombakan itu terjadi dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Jasa Marga yang diselenggarakan pada Kamis (27/5/2021).

Dalam agenda tersebut, mantan bos Inter Milan itu memberhentikan dengan hormt Adriansyah Chaniago dari jabatan komisaris independen. Lalu, Agus Suharyono dan Sugihardjo juga diberhentikan dari posisi Komisaris Jasa Marga.

Baca juga: Pemegang Saham Rombak Jajaran Direksi dan Komisaris Jasa Marga

Sebagai gantinya, Erick Thohir mengangkat Eman Salman Arief sebagai Komisaris Independen Jasa Marga. Kemudian, dia juga menunjuk M Roskanedi dan Raja Erizman sebagai Komisaris Jasa Marga.'

Eman Salman Arief sendiri merupakan mantan Komisaris PT ElnusaTbk. Dia juga pernah berkarir di PT Pertamina (Persero).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kemudian, Roskanedi sebelum ditunjuk sebagai Komisaris Jasa Marga pernah menjabat sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara.

Sementara itu, Raja Erizman sebelum ditunjuk sebagai Komisaris Jasa Marga dia merupakan purnawirawan Polri dengan pangkat terakhir Inspektur Jenderal (Irjen) Polisi.

Dia pernah menjabat sebagai Kapolda Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Kepala Divisi Hukum Polri.

Menariknya, berdasarkan catatan Kompas.com, Erizman pernah tersangkut kasus pada 2009 silam. Saat itu, Erizman menjabat sebagai Direktur II Ekonomi Khusus Bareskrim Polri.

Baca juga: Erick Thohir Rombak Komisaris dan Direksi PT PP, Ini Selengkapnya

Erizman menandatangani surat pembatalan pemblokiran rekening mafia pajak sebesar Rp 25 miliar milik Gayus Halomoan Tambunan.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.