Hero Bantah Penutupan Giant karena Alasan Pengurangan Investasi

Kompas.com - 28/05/2021, 18:08 WIB
Keadaan Giant Ekspress Mampang Prapatan saat memberikan diskon besar-besaran karena gerai akan tutup, Minggu (23/6/2019 FIKA NURUL ULYAKeadaan Giant Ekspress Mampang Prapatan saat memberikan diskon besar-besaran karena gerai akan tutup, Minggu (23/6/2019
Penulis Kiki Safitri
|

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Hero Supermarket Tbk membantah kabar yang menyebutkan penutupan gerai Giant diakibatkan pengurangan proporsi investasi oleh investor. Manajemen menegaskan, hal tersebut murni karena perusahaan ingin fokus pada lini bisnis retail lainnya.

“Pemberitaan seputar alasan perubahan strategi perusahaan akibat investor yang mengurangi investasi mereka dari PT Hero Supermarket Tbk. Kami ingin mengklarifikasi bahwa hal ini tidak akurat,” ujar Head of Corporate & Consumer Affairs PT Hero Supermarket Tbk Diky Risbianto melalui siaran pers, Jumat (28/5/2021).

Dicky mengatakan, alasan penutupan seluruh gerai Giant sesuai dengan apa yang telah disampaikan sebelumnya, yakni sebagai upaya penggandaan jumlah lini bisnis seperti IKEA dan Guardian di tahun-tahun berikutnya.

Baca juga: Giant Tutup, Manajemen Persilakan Karyawan Melamar di Bisnis Hero Group Lainnya

“Pengumuman kami dengan jelas menyampaikan, kami sedang memfokuskan investasi kami untuk menggandakan empat kali lipat jumlah gerai IKEA kami dibanding tahun 2020 dalam kurun waktu tiga tahun ke depan, serta membuka hingga 100 gerai Guardian baru hingga akhir tahun 2022,” ungkap Dicky.

Dicky memastikan, investor PT Hero Supermarket Tbk tetap optimis dengan iklim investasi di Indonesia. Selain itu, ia juga yakin perubahan strategi ini, dapat mendorong perkembangan bisnis perusahaan lebih maju kedepannya.

Sebelumnya, Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menyebutkan, penutupan gerai Giant di seluruh Indonesia karena investor Hongkong menarik sahamnya dari Hero Group.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Ada informasi, penyebab dari tutupnya 80 gerai Giant di seluruh Indonesia adalah akibat ditariknya saham yang berasal dari investor Hongkong dari Hero Group,” kata Said Iqbal melalui siaran pers, Kamis (27/5/2021).

Baca juga: Alissa Wahid Ditunjuk Jadi Komisaris Independen Unilever



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.