Menko Airlangga Pimpin Sherpa Track G20, Ini Persiapan yang Dilakukan

Kompas.com - 30/05/2021, 13:44 WIB
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto saat membuka webminar 'Membangun Ekosistem Digital: Optimalisasi Potensi Ekonomi Digital Indonesia', yang diselenggarakan INJABAR Unpad, Jumat (23/4/2021). KOMPAS.COM/DENDI RAMDHANIMenteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto saat membuka webminar 'Membangun Ekosistem Digital: Optimalisasi Potensi Ekonomi Digital Indonesia', yang diselenggarakan INJABAR Unpad, Jumat (23/4/2021).

JAKARTA, KOMPAS.com - Indonesia akan menjadi Presidensi G20 yang diselenggarakan pada tahun 2022 mendatang.

Untuk mengoptimalkan posisi Indonesia tersebut, perlu suatu kepanitiaan nasional untuk melaksanakan berbagai pertemuan dan Konferensi Tingkat Tinggi.

Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto terpilih untuk memimpin Sherpa Track G20, yang akan membahas isu-isu ekonomi non-keuangan.

Baca juga: Menko Airlangga: Indonesia Kembali Kirim Tabung Oksigen ke India

Sektor yang akan dibahas menyangkut energi, pembangunan, pariwisata, ekonomi digital, pendidikan, tenaga kerja, pertanian, perdagangan, investasi, industri, kesehatan, anti korupsi, lingkungan, dan perubahan iklim.

"Di bawah kepemimpinan Indonesia tahun depan, G20 akan mengangkat tema besar Recover Together, Recover Stronger. Tema ini menunjukkan harapan dan kesiapan Indonesia untuk turut serta dalam kemitraan global, sebagai upaya mengatasi dampak pandemi dan meningkatkan kembali global confidence," ujar Airlangga melalui siaran pers tertulisnya, Minggu (30/5/2021).

Sebagai Ketua Bidang Sherpa Track, AIrlangga akan dibantu oleh Menteri Luar Negeri dan Wakil Menteri Luar Negeri dalam mengoordinasikan beberapa tugas pokok dalam pelaksanaan KTT G20 mendatang.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Tugas pokok tersebut antara lain mengoordinasikan pelaksanaan tugas penanggung jawab bidang, dalam hal ini sejumlah kementerian dan lembaga (K/L) yang menjadi vocal point kelompok kerja G20.

Meliputi Kementerian ESDM, Kementerian PPN, Kemenparekraf, Kemenkominfo, Kemendikbud-Ristek, Kemenaker, Kementan, Kemendag, Kemeninves, Kemenperin, Kemenkes, Kementerian LHK, dan KPK.

Baca juga: Menko Airlangga: Kasus Covid-19 Meningkat 2 Pekan Setelah Lebaran

Selain itu juga mengoordinir pelaksanaan tugas Koordinator Harian, yang terdiri dari Co-Sherpa G20 Indonesia, mengoordinasikan penyelenggaraan rangkaian persiapan dan pelaksanaan Presidensi G20 Indonesia.

Kemudian, menetapkan rencana induk penyelenggaraan KTT G20 tahun 2022 dan seluruh pertemuan jalur Sherpa, baik tingkat working groups maupun tingkat menteri, dan engagement groups, serta menetapkan rencana kerja dan anggaran setiap bidang serta menyampaikan laporan kepada Presiden RI Joko Widodo.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.