Kompas.com - 31/05/2021, 07:11 WIB
Ilustrasi pasangan PIXABAY/ STOCKSNAPIlustrasi pasangan

“Makanya penting untuk dibahas agar tercapai kesepakatan dengan keduanya,” tegas Rista.

4. Utang piutang

Kamu juga harus memastikan secara persis, apa dia punya utang atau tidak. Jika iya, tanyakan berapa besar jumlah utang yang dimilikinya.

Meskipun kamu tidak bertanggung jawab secara hukum atas utang tersebut, paling tidak kamu harus tahu apakah nantinya penghasilan pasangan akan tetap untuk bayar utang tersebut, atau dia akan giat mencari tambahan lain untuk membayar utang.

Menurut Rista, banyak pasangan yang tidak membahas utang sebelum menikah, akhirnya marah dan merasa terjebak ketika sudah menikah.

Baca juga: Investasi untuk Dana Menikah? Kenapa Tidak

5. Menanggung biaya keluarga atau tidak

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Di media sosial, sering terdengar dengan istilah sandwich generation atau generasi sandwich. Rista mengibaratkan hal ini seperti income-nya satu tapi membiayai banyak dapur.

Hal ini juga perlu dibahas. Karena, tidak jarang juga masalah pembagian harta untuk orang tua atau keluarga bisa memicu pertengkaran nantinya.

Jadi, bahas secara santai dengan pasangan, bagaimana pembagian budget yang tepat untuk keluarga.

6. Tujuan keuangan

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.