Kompas.com - 31/05/2021, 10:13 WIB
Ilustrasi mata uang kripto. SHUTTERSTOCKIlustrasi mata uang kripto.
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Pergerakan mayoritas mata uang kripto cenderung menguat pada sesi perdagangan Senin (31/5/2021) pagi. Berdasarkan data Coinmarketcap, 10 kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar, mengalami kenaikan harga.

Dilansir dari Coinmarketcap pada pukul 09.30 WIB, harga kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar yakni Bitcoin menguat tipis 1 persen selama 24 jam terakhir ke level 34.787 dollar AS, atau setara Rp 497,5 juta (kurs Rp 14.300).

Sementara itu harga Ethereum juga terkerek naik 1,7 persen ke level 2.308 dollar AS, atau setara Rp 33 juta. Penguatan juga dialami oleh kripto jenis XRP, yakni sebesar 8,17 persen ke level 0,89 dollar AS atau setara Rp 12.727.

Selanjutnya, kripto jenis Cardano mengalami kenaikan sebesar 7,7 persen ke level 1,55 dollar AS atau setara Rp 22.165. Stellar menguat 0,23 persen ke level 0,36 dollar AS atau setara Rp 5.148.

Baca juga: Dogecoin Masih Melemah, Harga Bitcoin Kembali Naik

Kripto yang belakangan tengah ramai dibicarakan, Dogecoin, juga menguat sebesar 0,29 persen ke level 0,29 dollar AS atau setara Rp 4.147.

Selanjutnya, Chainlink mengalami kenaikan sebesar 4,1 persen ke level 25,9 dollar AS atau setara Rp 370.370. Sedangkan Uniswap turut menguat sebesar 4,6 persen ke level 23,88 dollar AS atau setara Rp 341.484.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kripto jenis Bitcoin Cash mengalami kenaikan sebesar 1,1 persen ke level 643,15 dollar AS atau setara Rp 9,2 juta. Adapun Litecoin menguat sebesar 2,6 persen ke level 165,8 dollar AS atau setara Rp 2,3 juta.

Pada pekan lalu, harga aset kripto mengalami tekanan berat dari berbagai sentimen global.

Tekanan tersebut mengakibatkan kapitalisasi pasar aset kripto anjlok cukup dalam, hanya kurun waktu sepekan.

Bahkan, harga Bitcoin pada awal pekan yang berada di kisaran 40.000 dollar AS per keping, saat ini berada di kisaran 34.000 dollar AS per keping.

Pernyataan dari CEO Tesla, Elon Musk, lembaga keuangan China, hingga pemerintah Iran menjadi penyebab harga aset kripto semakin terpuruk.

Baca juga: Ini Beberapa Negara yang Larang Mata Uang Kripto Bitcoin Dkk

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.