360Kredi Laporkan Fintech Ilegal yang Menggunakan Namanya

Kompas.com - 31/05/2021, 12:34 WIB
Ilustrasi fintech nakal atau pinjaman online nakal ShutterstockIlustrasi fintech nakal atau pinjaman online nakal

JAKARTA, KOMPAS.com - Fintech lending 360Kredi mengakui, saat ini banyak fintech lending ilegal yang mengatasnamakan platform peer to peer lending itu.

Direktur Operasional 360Kredi Suhartono mengatakan, akun-akun palsu tersebut bergerak dengan berbagai modus, dan mengakibatkan kerugian bagi para nasabah.

"Contohnya adalah iming-iming pinjaman dengan proses lebih cepat namun harus membayarkan terlebih dahulu sejumlah uang dengan dalih biaya admin," kata Suhartono dalam keterangan tertulis, Senin (31/5/2021).

Baca juga: Mengapa Kasus Pinjol Ilegal Masih Terus Berulang? Ini Kata Asosiasi Fintech

"Contoh lainnya adalah menipu nasabah dengan dalih promo untuk membayar hanya setengah dari total tagihan ke rekening pribadi pelaku yang mengaku sebagai 360Kredi," tambah dia.

Merespon hal tersebut, 360Kredi melaporkan akun-akun palsu yang mengatasnamakan fintech tersebut, dengan harapan ke depannya semakin minim keberadaan fintech ilegal.

Suhartono juga menghimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap modus penipuan, terutama dalam melakukan transaksi finansial dengan cara mengecek kredibilitas dari akun tersebut.

"Apabila menemukan kejanggalan yang diduga penipuan, masyarakat dapat melaporkan kepada pihak 360Kredi melalui website 360Kredi di bagian customer service," tutur dia.

Sementara itu, Ketua Umum Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) Kuseryansyah Kus mengatakan, fintech ilegal yang mengatasnamakan 360Kredi juga merugikan asosiasi dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Baca juga: Waspadai Jebakan Betmen Pinjaman Online

Oleh karenanya, pemberantasan terhadap fintech ilegal terus dilakukan oleh asosiasi, bersinergi dengan fintech resmi.

"kita harus mengambil langkah serius untuk menangani kasus penipuan ini karena tidak hanya nama 360Kredi yang dicatut, tetapi juga mencatut nama AFPI dan OJK," ucap Kus.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.