Menteri Investasi Beberkan Penyebab Porsi Kredit UMKM Masih Rendah

Kompas.com - 31/05/2021, 17:10 WIB
Ilustrasi: Sejumlah pekerja usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di kawasan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, membuat kue, Minggu (13/9/2020). KOMPAS/PRIYOMBODOIlustrasi: Sejumlah pekerja usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di kawasan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, membuat kue, Minggu (13/9/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Investasi Bahlil Lahadalia mengatakan, porsi penyaluran kredit kepada segmen usaha mikro, kecil, dan menengah masih rendah. Padahal, UMKM menjadi sektor usaha terbesar di Indonesia, dengan jumlah mencapai sekitar 54,6 juta usaha.

"Tetapi terjadi kontraproduktif ketika melihat data credit lending," katanya dalam gelaran Rapat Kerja Komisi VI DPR RI, Senin (31/5/2021).

Menurut data yang dia miliki, dari total kredit sekitar Rp 6.000 triliun, hanya Rp 1.127 triliun yang disalurkan untuk segmen UMKM.

Baca juga: Ini Strategi Pemerintah Jadikan Produk UMKM Kuasai Pasar Dalam Negeri

"Tidak lebih dari 19 persen (total penyaluran kredit)," ujarnya.

Oleh karenanya, Bahlil ingin mengetahui penyebab rendahnya porsi kredit UMKM. Setelah ditelusuri, diketahui ternyata penyebab utama rendahnya penyaluran kredit UMKM ialah masih banyaknya yang beregerak di sektor informal.

"Banyak UMKM kita yang informal," kata Bahlil.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Untuk mengatasi hal tersebut, Bahlil akan mendorong pelaku UMKM mendapatkan Nomor Induk Berusaha, melalui sistem Online Single Submission (OSS). Dengan demikian, pelaku UMKM dapat mengajukan kredit ke perbankan.

Baca juga: Indeks Kepercayaan UMKM kepada Pemerintah Meningkat, Ini Faktor Pendorongnya

"Ini program yang akan masif kita lakukan pasca pemberlakuan UU Cipta Kerja," ucapnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.