MenkopUKM Lepas Ekspor Briket Tempurung Kelapa Ke Timur Tengah

Kompas.com - 31/05/2021, 19:55 WIB
Teten Masduki saat menjadi Keynote Speaker dalam acara Webinar Series IMA bertema Kebijakan Pemerintah untuk UKM, yang disampaikan secara daring, Senin (29/3/2021). DOKUMENTASI HUMAS KEMENKOP UKMTeten Masduki saat menjadi Keynote Speaker dalam acara Webinar Series IMA bertema Kebijakan Pemerintah untuk UKM, yang disampaikan secara daring, Senin (29/3/2021).

MAKASAR, KOMPAS.com - Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki melepas ekspor briket tempurung kelapa ke Arab Saudi dan Jordania dari Makassar, Sulawesi Selatan sebanyak tiga kontainer melalui CV Coconut Internasional Indonesia senilai 35.000 dollar AS atau Rp 497 juta (Kurs Rp 14.200) per kontainer.

"Ekspor briket ini harus didukung dari sisi pembiayaan dan pendampingan agar volumenya terus meningkat," kata Teten melalui siaran pers Senin, (31/5/2021).

Baca juga: Kemenkop UKM Gandeng Grab dan VIDA Dorong 200.000 UMKM Masuk ke Digital

Teten mengatakan, ekspor briket merupakan salah satu potensi ekspor UMKM karena pasarnya ada di seluruh dunia.

Ia menjelaskan, briket sangat potensial jika tiap daerah bisa fokus pada produk-produk unggulan UMKM yang hendak dikembangkan.

"Jika tiap daerah bisa melakukan identifikasi produk unggulan dan secara serius melakukan pendampingan bagi tiap UMKM, ekspor akan meningkat," ungkap Teten.

Sementara itu, pemilik CV Coconut Internasional Indonesia, Asriani mengatakan, permintaan ekspor briket ke Timur Tengah mencapai 10-20 kontainer per bulan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Akan tetapi, perusahaan hanya bisa memenuhi 3-5 kontainer per bulan karena terkendala modal kerja.

Baca juga: UMKM Sarang Walet Keluhkan Sulitnya Ekspor ke China, Ini Kata Kementan

"Kami sebenarnya bisa meningkatkan produksi 5 kali lipat, kapasitas mesin bisa memproduksi hingga 2 kontainer per hari. Akan tetapi, kami belum bisa mewujudkannya karena modal usaha terbatas," kata Asriani.

Asriani mengatakan, perusahaan mendapatkan bahan baku briket tempurung kelapa dari 15 kelompok tani.

Tiap kelompok tani beranggotakan 15 orang petani.

Halaman:


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.