Untar untuk Indonesia
Akademisi

Platform akademisi Universitas Tarumanagara guna menyebarluaskan atau diseminasi hasil riset terkini kepada khalayak luas untuk membangun Indonesia yang lebih baik.

Work from Bali, Gaya Hidup Pengembara Digital, dan Kesiapan Destinasi

Kompas.com - 01/06/2021, 12:15 WIB
Sawah Ubud, Bali Dok. Biro Komunikasi Publik KemenparekrafSawah Ubud, Bali

Kualitas pekerja yang bagus memberikan dampak positif bagi lingkungan lokal. Bukan tidak mungkin membantu pula mendatangkan investasi di masa depan.

Kedua, jangan dilupakan dampak negatif polah tingkah para pekerja asing, yang walaupun bekerja digital, tetap saja berhubungan langsung dengan masyarakat setempat.

Kasus beberapa turis asing, yang bisa jadi bagian dari pengembara digital membuat "ulah" dan keresahan di Bali dan berujung deportasi, menjadi pelajaran berharga.

Ketiga, friksi budaya antara pekerja asing dengan masyarakat lokal tidak boleh dikesampingkan.

Tidak semua penduduk lokal bersedia menerima keberagaman budaya dan kebiasaan dari warga asing bekerja di sekitar mereka.

Masih banyak tantangan untuk menjadikan destinasi sebagai tempat favorit para pengembara digital.

Baca juga: Terungkap, Alasan Luhut Minta PNS Pusat Kerja dari Bali

Ide work form Bali bagi ASN, pengusaha dan profesional, mungkin berbeda perspektif dengan tren yang sebelumnya telah terjadi, karena mereka bukan pengembara digital.

Sebagai upaya membantu pemulihan pariwisata, "imbauan" ini sah-sah saja, walau tersembul pertanyaan, apakah jenis pekerjaan telah sesuai, mengingat "gaya hidup pengembara digital" lebih sesuai dengan para pekerja kreatif atau yang menjadikan kreatifitas sebagai motor utama.

Akhirnya, work from Bali yang sejati, harus dipandang sebagai perubahan gaya hidup, tidak semata memindahkan tempat bekerja.

Apakah para pegawai dan profesional yang terbiasa bekerja konvensional sudah siap?

Jangan sampai begitu tiba di destinasi, fokus dan konsentrasi buyar, karena suasana libur lebih kuat daripada bekerja.

Selamat berlibur, eh, bekerja.

Franky Selamat
Dosen tetap Jurusan Manajemen, Fakultas Ekonomi & Bisnis, Universitas Tarumanagara

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.