Erick Thohir Soal Abdee Slank: Masa Musisi Indonesia Enggak Boleh Naik Kelas?

Kompas.com - 02/06/2021, 14:15 WIB
Abdee Slank menghadiri jumpa pers untuk konser HUT ke-35 Slank yang bertajuk Indonesia Now di Sallo Innyan di kawasan Tebet Timur,  Jakarta Selatan,  Selasa, (16/10/2018). Kompas.com/Tri Susanto SetiawanAbdee Slank menghadiri jumpa pers untuk konser HUT ke-35 Slank yang bertajuk Indonesia Now di Sallo Innyan di kawasan Tebet Timur,  Jakarta Selatan,  Selasa, (16/10/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir angkat bicara terkait pengangkatan musisi Abdi Negara Nurdin atau yang lebih dikenal sebagai Abdee Slank menjadi Komisaris PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk.

Menurut dia, pengangkatan dewan direksi dan komisaris di perusahaan pelat merah pasti menimbulkan kontroversi di mata publik. Namun, dia memastikan pemilihan dewan direksi dan komisaris BUMN memiliki tujuan baik bagi perusahaan milik negara itu.

"Konteks-konteks pengangkatan (direksi dan komisaris) itu pasti ada kontroversinya, tapi percayakan, pasti kita buat yang terbaik. Jangan dilihat hanya negatifnya, dilihat dong, masa musisi Indonesia enggak boleh naik kelas?," ujar Erick di Kementerian BUMN, Rabu (2/6/2021).

Baca juga: Abdee Slank, Pendukung Jokowi yang Diangkat Jadi Komisaris Telkom

Mantan bos Inter Milan itu menambahkan, setiap orang yang memiliki kompetensi yang dibutuhkan BUMN harus diberikan kesempatan. Tak terkecuali bagi musisi atau seniman Tanah Air.

"Jadi harus kita beri kesempatan, jangan kita terpecah-pecah karena persepsi atau mungkin dari banyak pihak yang senang hanya bikin gaduh. Jadi itu komitmen saya, pengangkatan direksi adalah bagian bagaimana mentransformasi banyak ini ke depan," kata dia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Erick pun menuturkan, saat ini sudah memasuki era digital. Di Telkom sendiri saat ini memiliki layanan Indihome.

Di dalam layanan tersebut terdapat konten-konten digital. Namun, selama ini masih didominasi oleh konten luar negeri seperti Netflix dan Disney+.

Atas dasar itu, pendiri Mahaka Media itu menilai dibutuhkan sosok seniman yang bisa membuat terobosan untuk konten lokal.

Baca juga: Jadi Komisaris Independen Telkom, Berapa Gaji Abdee Slank?

"Di dalam Indihome itu banyak channel-channel. Nah ini yang harus kita perbaiki. Kenapa kita enggak punya channel music unplug buat musisi jalanan yang sekarang terdampak, kenapa kita enggak bikin konser virtual untuk para musisi Indonesia yang hari ini enggak punya panggung buat bikin musik," ungkapnya.

Sebelumnya, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir merombak susunan dewan direksi dan komisaris PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wamen BUMN Beberkan 2 Kendala Pembentukan Holding Ultra Mikro

Wamen BUMN Beberkan 2 Kendala Pembentukan Holding Ultra Mikro

Whats New
Kerap Ditanya Warga Untuk Apa Bayar Pajak, Ini Jawaban Sri Mulyani

Kerap Ditanya Warga Untuk Apa Bayar Pajak, Ini Jawaban Sri Mulyani

Whats New
PLN Cari Mitra Usaha Buat Bangun 101 SPKLU, Minat?

PLN Cari Mitra Usaha Buat Bangun 101 SPKLU, Minat?

Smartpreneur
Pencairan PMN Rp 20 Triliun untuk IFG Masuk Tahap Finalisasi

Pencairan PMN Rp 20 Triliun untuk IFG Masuk Tahap Finalisasi

Whats New
Komunitas Warteg: Pemerintah Perlu Menyubsidi Biaya Pendirian Koperasi UMKM

Komunitas Warteg: Pemerintah Perlu Menyubsidi Biaya Pendirian Koperasi UMKM

Whats New
Sri Mulyani Soroti Provinsi Banten gara-gara Belanja Bansos Rendah

Sri Mulyani Soroti Provinsi Banten gara-gara Belanja Bansos Rendah

Whats New
Sri Mulyani Sayangkan Dana Pemda untuk Bansos Menumpuk di Bank

Sri Mulyani Sayangkan Dana Pemda untuk Bansos Menumpuk di Bank

Whats New
Bank Jago Punya Layanan Keuangan Syariah, Bisa Diakses secara Digital

Bank Jago Punya Layanan Keuangan Syariah, Bisa Diakses secara Digital

Whats New
Sri Mulyani Minta Pemda Tepat Waktu Bayar Insentif Tenaga Kesehatan

Sri Mulyani Minta Pemda Tepat Waktu Bayar Insentif Tenaga Kesehatan

Whats New
Hari Maritim Nasional, Menhub: Potensi Bahari Harus Dimanfaatkan untuk Ekonomi Bangsa

Hari Maritim Nasional, Menhub: Potensi Bahari Harus Dimanfaatkan untuk Ekonomi Bangsa

Whats New
Dukung UMKM Go Digital, OttoPay Maksimalkan Sistem Pencatatan Transaksi dan Stok Barang

Dukung UMKM Go Digital, OttoPay Maksimalkan Sistem Pencatatan Transaksi dan Stok Barang

Rilis
IndiHome Gangguan, Telkom Janjikan Beri Kompensasi ke Pelanggan

IndiHome Gangguan, Telkom Janjikan Beri Kompensasi ke Pelanggan

Whats New
Bangun Kabel Listrik Bawah Laut, Sun Cable Suntik Dana Investasi ke RI Rp 36,6 Triliun

Bangun Kabel Listrik Bawah Laut, Sun Cable Suntik Dana Investasi ke RI Rp 36,6 Triliun

Whats New
IHSG Ditutup Naik 0,56 Persen, Asing Borong BBRI, BBCA, dan BUKA

IHSG Ditutup Naik 0,56 Persen, Asing Borong BBRI, BBCA, dan BUKA

Whats New
Mulai Besok, Tarif Rapid Test Antigen di Stasiun Turun Jadi Rp 45.000

Mulai Besok, Tarif Rapid Test Antigen di Stasiun Turun Jadi Rp 45.000

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.