Vaksinasi Jadi Faktor Pendorong Pertumbuhan Ekonomi 2022 Capai 5,2 Persen

Kompas.com - 02/06/2021, 14:50 WIB
Petugas kesehatan menyuntikkan vaksin Covid-19 kepada pekerja dalam vaksinasi Gotong Royong di PT Pan Brothers Tbk. (PBRX), Tangerang Kota, Rabu (19/5/2021). Sebanyak 3.000 karyawan PT Pan Brothers Tbk. (PBRX) akan mendapatkan vaksin Covid-19 Gotong Royong secara bertahap. Pelaksanaan program vaksinasi tahap pertama tersebut merupakan bagian dari kick-off Vaksinasi Gotong Royong COVID-19 untuk pekerja yang diprakarsai Kamar Dagang Indonesia (Kadin) pada 18 perusahaan yang ditinjau secara virtual oleh Presiden Joko Widodo. KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGPetugas kesehatan menyuntikkan vaksin Covid-19 kepada pekerja dalam vaksinasi Gotong Royong di PT Pan Brothers Tbk. (PBRX), Tangerang Kota, Rabu (19/5/2021). Sebanyak 3.000 karyawan PT Pan Brothers Tbk. (PBRX) akan mendapatkan vaksin Covid-19 Gotong Royong secara bertahap. Pelaksanaan program vaksinasi tahap pertama tersebut merupakan bagian dari kick-off Vaksinasi Gotong Royong COVID-19 untuk pekerja yang diprakarsai Kamar Dagang Indonesia (Kadin) pada 18 perusahaan yang ditinjau secara virtual oleh Presiden Joko Widodo.

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, pertumbuhan ekonomi 2022 diproyeksikan di kisaran 5,2 persen sampai 5,8 persen.

Proyeksi ini sejalan dengan proyeksi lembaga internasional seperti Bank Dunia, IMF, ADB, OECD, dan Consensus Forecast di kisaran 5,0 sampai 5,8 persen.

Akan tetapi kata dia proyeksi tersebut tergantung pada pertumbuhan sejumlah faktor.

Baca juga: Kemenhub Siapkan Vaksinasi Covid-19 untuk 15.000 Pelaut Tahun Ini

"Jadi subject-to-nya ini yang tidak di dalam kontrol pemerintah namun controllable bagi pemerintah, yaitu vaksinasi dan pengendalian akan coba untuk ditingkatkan," ujarnya dalam rapat kerja denga Komisi XI DPR secara virtual, Rabu (2/6/2021).

Sri Mulyani menyebut, sejauh vaksinasi harian sudah mencapai lebih dari 300.000 dosis per hari. Angka ini pun kata dia menunjukkan adanya peningkatan jika dibandingkan sebelum Lebaran.

Walau demikian lanjut dia, untuk mencapai atau memberikan dampak yang positif pada pertumbuhan ekonomi, jumlah vaksinasi yang harus disalurkan harus mencapai 1 juta vaksin per hari.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Vaksinasi kita belum mencapai 500.000 hingga 1 juta per hari. Kalau vaksinasi kita 1 juta per hari itu untuk mencapai herd imunity pada kuartal I tahun depan," jelas dia.

Baca juga: 5 Fakta Vaksinasi Gotong Royong, dari Harga hingga Cara Mendaftarnya

Selain itu lanjut dia adalah didorong dengan adanya kinerja ekspor dan investasi yang tumbuh melesat hingga 7,5 persen dari saat ini yang berkisaran di 5 persen.

Untuk itu, pemerintah telah mencanangkan reformasi struktural mulai tahun ini. Caranya adalah dengan memperbaiki kualitas sumber daya manusia, efisiensi infrastruktur yang mendukung mobilitas hingga pada aspek penyederhanaan birokrasi dan regulasi.

"Kalau kita berhasil meningkatkan kualitas SDM, efisiensi infrastruktur yang mendukung efisiensi mobilitas dan cost of doing business ketika turun akibat birokrasi makin baik dan regulasi yang tidak kompleks maka kita akan melihat path dalam jangka menengah," jelas dia.

Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.