Sinovac dan Sinopharm Kantongi Izin WHO, Erick Thohir: Vaksin Impor Kita Bukan Kaleng-kaleng

Kompas.com - 02/06/2021, 17:32 WIB

Di sisi lain, vaksin Covid-19 buatan dalam negeri oleh PT Bio Farma yang bekerja sama dengan lembaga pendidikan Amerika Serikat, Baylor College Medicine, juga sudah terdaftar di WHO sebagai vaksin yang masuk dalam tahap uji klinis.

Erick bilang, untuk merampungkan uji klinis tahap I,II,III pada vaksin BUMN ini setidaknya butuh waktu 1 tahun. Sementara untuk vaksin Merah Putih hasil kerja sama antara Universitas Airlangga (Unair) dan Eijkman Institute masih dalam tahap penjajakan untuk terdaftar di WHO.

"Sekarang sudah masuk list WHO rangking 121 yang Bio Farma, cuma vaksin Merah Putih masih belum terregister karena tadi dari Eijkman dan Unair masih dalam penjajakan," ucap Erick.

Baca juga: Kembali Terima Bahan Baku, Total Vaksin Covid-19 Jadi Indonesia Capi 75,9 Juta Dosis

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.