Kompas.com - 03/06/2021, 10:31 WIB
Menteri ESDM Arifin Tasrif, dalam Rapat Kerja Lanjutan dengan Komisi VII DPR, Selasa (23/6/2020). DOK. Humas Kementerian ESDMMenteri ESDM Arifin Tasrif, dalam Rapat Kerja Lanjutan dengan Komisi VII DPR, Selasa (23/6/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif mengusulkan volume Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi sebesar 14,80-15,58 juta kiloliter (kl) dalam RAPBN tahun anggaran 2022.

Usulan itu mempertimbangkan realisasi dan outlook tahun 2021.

Hal tersebut disampaikan Arifin dalam usulan Asumsi Dasar Sektor ESDM untuk Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) Tahun Anggaran 2022 kepada Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) pada Rapat Kerja, Rabu (2/6/2021).

Baca juga: 86 Persen Subsidi Elpiji 3 Kg Dinikmati Pejabat Negara hingga Anggota DPR

“Volume BBM bersubsidi diusulkan dalam RAPBN tahun anggaran 2022 sebesar 14,80-15,58 juta kl, terdiri dari minyak tanah sebesar 0,46-0,48 juta kl dan minyak solar sebesar 14,34-15,10 juta kll," ujar Ariin sebagaimana dikutip dari siaran pers.

Dalam APBN 2021, volume BBM bersubsidi ditetapkan sebanyak 16,30 juta kl. Sampai 20 Mei 2021 lalu, realisasinya mencapai sebesar 5,61 juta kl dan diproyeksikan naik hingga 14,79 juta kl pada outlook tahun anggaran 2021.

Untuk kuota LPG 3 kilogram, pada RAPBN 2022 pemerintah mengusulkan sebesar 7,40-7,50 metrik ton (MT). Adapun realisasi volume LPG 3 kilogram hingga Mei 2021 adalah 2,96 juta MT.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Angka itu diperkirakan naik sampai 7,15 juta MT pada akhir tahun 2021, di bawah kuota LPG 3 kg pada APBN 2021 sebesar 7,50 juta MT.

Baca juga: Pengertian Rumah Subsidi, Syarat, dan Dokumen Pengajuan KPR Bersubsidi

Untuk subsidi tetap minyak solar, pemerintah mengusulkan besaran subsidi tetap minyak solar sebesar Rp 500 per liter.

Selain itu, pemerintah juga mengusulkan subsidi listrik dengan skenario sebesar Rp 39,50 triliun bagi pelanggan rumah tangga 450 VA yang sudah dipilah dan 900 VA yang masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), serta skenario Rp 61,83 triliun bagi pelanggan rumah tangga seluruh daya 450 VA dan 900 VA yang masuk dalam DTKS. (Muhammad Julian)

Artikel ini telah tayang di Kontan.co.id dengan judul Terkait subsidi BBM, ini usulan menteri ESDM untuk RAPBN tahun anggaran 2022



Sumber
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.