Gara-gara Yuan Digital, Negara G7 Kebut Aturan Internasional Terkait Mata Uang

Kompas.com - 05/06/2021, 09:04 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri keuangan negara G7 bakal membahas aturan mata uang digital yang dikeluarkan oleh bank sentral. Salah satu yang aturan yang dibahas dan diatur adalah yuan China ke dalam kerangka peraturan internasional.

Mengutip Nikkei Asia, Sabtu (5/6/2021), para menteri keuangan yang memulai pertemuan di London, Inggris, ini akan memilah potensi masalah yang timbul dari mata uang digital.

Rencananya, aturan baru soal mata uang digital bakal diumumkan setelah musim gugur tahun ini.

Baca juga: China Bakal Rilis Yuan Digital, Layanan Cadangan untuk AliPay dan WeChat

Aturan mata uang digital perlu segera dibahas, lantaran China agresif mengeluarkan yuan digital. Hal ini menimbulkan kekhawatiran karena dapat menimbulkan zona ekonomi baru yang berpusat di sekitar negara-negara itu.

Kerangka kerja semacam itu dinilai dapat merusak sistem mata uang yang ada saat ini, yakni berdasarkan mata uang dollar AS.

Tercatat, China telah mengeluarkan versi digital mata uang nasionalnya pada Oktober 2020, sebagai bagian dari program percontohan skala besar. Pemerintah Negeri Tirai Bambu berencana meresmikan mata uang dan membawanya ke dalam sirkulasi pada akhir tahun 2022.

Jika zona ekonomi digital-yuan menjadi tangguh, maka "sanksi Barat" akan menjadi ompong. Istilah sanksi barat merujuk pada hukuman khas bagi negara-negara yang melanggar aturan internasional, seperti memblokir segala transaksi yang berhubungan dengan dollar AS.

Penciptaan yuan digital membuat pemerintah China akan memiliki akses ke data transaksi yuan digital.

Baca juga: Bank Sentral China Makin Gencar Sebarkan Yuan Digital

 

Secara langsung dinilai akan ada pelanggaran data privasi yang dapat digunakan sebagai alat untuk menekan ucapan dan mengusir lawan politik.

Sementara dalam pertemuan negara G7 sebelumnya yang berlangsung bulan Oktober 2020, Menteri Keuangan negara G-7 dan gubernur bank sentral sudah merilis pernyataan bersama yang menyerukan transparansi dan supremasi hukum untuk mata uang tersebut.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Sumber nikkei
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Turun Rp 5.000 Per Gram, Simak Rincian Harga Emas Antam Hari Ini

Turun Rp 5.000 Per Gram, Simak Rincian Harga Emas Antam Hari Ini

Whats New
Setahun Berdiri untuk UMKM Indonesia, Simak Deretan Fakta Menarik dari Kampus UMKM Shopee

Setahun Berdiri untuk UMKM Indonesia, Simak Deretan Fakta Menarik dari Kampus UMKM Shopee

Work Smart
Ekonom Perkirakan Inflasi Inti RI Naik Jadi 3,5 Persen, Jadi Tantangan Pemulihan Ekonomi

Ekonom Perkirakan Inflasi Inti RI Naik Jadi 3,5 Persen, Jadi Tantangan Pemulihan Ekonomi

Whats New
Sri Mulyani Minta Pertamina Kendalikan BBM Subsidi Pertalite-Solar agar APBN Tidak 'Jebol'

Sri Mulyani Minta Pertamina Kendalikan BBM Subsidi Pertalite-Solar agar APBN Tidak "Jebol"

Whats New
Rincian Harga Emas Hari Ini di Pegadaian, dari 0,5 Gram hingga 1 Kg

Rincian Harga Emas Hari Ini di Pegadaian, dari 0,5 Gram hingga 1 Kg

Spend Smart
Tiket AKAP DAMRI Kini Bisa Dipesan di Alfamart dan Indomaret

Tiket AKAP DAMRI Kini Bisa Dipesan di Alfamart dan Indomaret

Whats New
Kuota Solar dan Pertalite Menipis, BPH Migas Imbau Pemilik Mobil Beralih ke BBM Nonsubsidi

Kuota Solar dan Pertalite Menipis, BPH Migas Imbau Pemilik Mobil Beralih ke BBM Nonsubsidi

Whats New
Harga Minyak Mentah Naik, Usai IEA Perkirakan Pertumbuhan Permintaan 2022

Harga Minyak Mentah Naik, Usai IEA Perkirakan Pertumbuhan Permintaan 2022

Whats New
Penerimaan Pajak Capai Rp 1.028,5 Triliun hingga Juli 2022

Penerimaan Pajak Capai Rp 1.028,5 Triliun hingga Juli 2022

Whats New
Jelang Akhir Pekan, IHSG Diproyeksi Kembali Menguat

Jelang Akhir Pekan, IHSG Diproyeksi Kembali Menguat

Whats New
Memulihkan Rantai Pasok Pangan Halal

Memulihkan Rantai Pasok Pangan Halal

Whats New
Sentimen Inflasi Tidak Bertahan Lama, Wall Street Ditutup Variatif

Sentimen Inflasi Tidak Bertahan Lama, Wall Street Ditutup Variatif

Whats New
Kabupaten Lamongan Proyeksikan Pendapatan Daerah Rp 3,82 Triliun

Kabupaten Lamongan Proyeksikan Pendapatan Daerah Rp 3,82 Triliun

Whats New
Permintaan Alat Berat United Tractors Meningkat Dua Kali Lipat Imbas Peningkatan Produksi Batu Bara

Permintaan Alat Berat United Tractors Meningkat Dua Kali Lipat Imbas Peningkatan Produksi Batu Bara

Whats New
Citi Indonesia: Kami Belum Berlakukan HAKI sebagai Jaminan Utang

Citi Indonesia: Kami Belum Berlakukan HAKI sebagai Jaminan Utang

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.