Menhub: Penerapan Teknologi Pada Transportasi Tekan Kemacetan dan Emisi

Kompas.com - 05/06/2021, 19:50 WIB
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi saat meninjau penerapan kebijakan larangan mudik di Stasiun Kereta Api Pasar Senen, Sabtu (8/5/2021). Dok. Humas KemenhubMenteri Perhubungan Budi Karya Sumadi saat meninjau penerapan kebijakan larangan mudik di Stasiun Kereta Api Pasar Senen, Sabtu (8/5/2021).

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengatakan, penggunaan teknologi pada sektor transportasi menjadi hal penting untuk mendorong pembangunan yang berkelanjutan (sustainable).

Hal itu diungkapkannya dalam webinar Universitas Gajah Mada (UGM) bertajuk Penggunaan Teknologi Transportasi guna Menunjang Pembangunan Berkelanjutan pada Masa Pandemi yang Cepat, Optimal, dan Efektif, Sabtu (5/6/2021).

Ia menjelaskan, pada hakekatnya transportasi berbasis teknologi didedikasikan untuk mempermudah mobilitas masyarakat dalam beraktivitas, pemerataan distribusi barang dan jasa, serta meningkatkan produktivitas rakyat dan daya saing di pasar internasional.

Baca juga: Simak Pesan Budi Karya untuk Taruna Sekolah Kedinasan Kemenhub

"Dalam mendukung pembangunan yang berkelanjutan, pembangunan infrastruktur transportasi memegang prinsip berkelanjutan, yang salah satunya dilakukan melalui penggunaan teknologi," ujar Budi Karya seperti dikutip dalam keterangan tertulisnya.

Dia mengungkapkan, dalam membangun transportasi terkini, Kemenhub akan mengacu pada Sustainable Development Goal (SDG) 2045 dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJMN) 2020-2024. Di mana arah kebijakan terkait mobilitas kedepannya dirancang dengan konsep smart city, green city, dan sustainable city.

Adapun transportasi yang berkelanjutan, kata Budi Karya, mencakup aspek keselamatan, tarif terjangkau, aksesibilitas tinggi, terpadu, kapasitas mencukupi, teratur, tertib, dan rendah polusi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Penerapan teknologi dalam transportasi akan meningkatkan keselamatan, mobilitas, mengurangi biaya dan mengurangi kerusakan lingkungan, yang dapat mendukung terwujudnya transportasi berkelanjutan tersebut,” jelas dia.

Menurut Budi Karya, penerapan teknologi di sektor transportasi dapat dilakukan, diantaranya melalui kendaraan otomatis, internet of things, machine learning, dan big data.

Contoh penerapan teknologi di transportasi Indonesia yakni pengembangan Green Port di Terminal Teluk Lamong, Surabaya. Itu adalah Green Port pertama di Indonesia dan akan menyusul diaplikasikan pada Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta.

Selain itu, penerapan teknologi di infrastruktur terpadu dan terintegrasi seperti Transit Oriented Development (TOD) di Poris Plawad, Tangerang, serta aksesibilitas pariwisata di 5 Bali baru.

Baca juga: Di Tengah Pandemi Covid-19, Budi Karya Ajak UMKM Rambah E-Commerce

Pengembangan sarana transportasi berbasis listrik juga menjadi inovasi yang dikembangkan, seperti KRL (Kereta Listrik) dan Mobil Listrik. Kemenhub sendiri sudah menggunakan kendaraan dinas listrik untuk operasional.

Berdasarkan laporan Mc Kinsey Global Institute, lanjutnya, kendaraan otonom dapat mengurangi emisi karbon dan kemacetan, mengurangi konsumsi bahan bakar hingga 15 persen, dan mengurangi tingkat kecelakaan di jalan raya hingga 40% persen karena pengurangan kesalahan manusia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.