Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Askrindo Jamin Aset Pelindo III Senilai Rp 19 Triliun

Kompas.com - 07/06/2021, 11:33 WIB
Yohana Artha Uly,
Yoga Sukmana

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Asuransi Kredit Indonesia (Persero) atau Askrindo melakukan kerja sama perlindungan aset PT Pelabuhan Indonesia III (Persero) atau Pelindo III.

Total nilai penjaminan asuransi tangggung gugat dan gangguan usaha oleh Askrindo di lingkungan Pelindo III mencapai Rp 19 triliun.

Anak usaha Indonesia Financial Group (IFG) ini, memberikan penjaminan aset atas 8 perusahaan yang ada dalam grup Pelindo III.

Terdiri dari PT Berlian Jasa Terminal Indonesia, PT Pelindo Marine Services, PT Pelindo Energi Logistik, PT Terminal Petikemas Surabaya, PT Terminal Teluk Lamong, PT Berlian Manyar Sejahtera, PT Berkah Multi Cargo, dan PT Lamong Energi Indonesia

"Untuk kerja sama yang cukup besar ini, kami melakukan sinergi dengan asuransi lainnya yang masih dalam grup IFG, juga sinergi asuransi swasta dengan Askrindo sebagai leader koasuransi," ujar Plt Direktrur Utama Askrindo Liston Simanjuntak dalam keterangan tertulis, Senin (7/6/2021).

Baca juga: Cuci Gudang, Bea Cukai Lelang 75 Mobil secara Online

Ia menjelaskan, kerja sama antar kedua BUMN ini melalui asuransi umum, sudah terjalin sejak 2017, yang setiap tahunnya sinergi ini terus diperkuat dan dikembangkan.

Asuransi kerugian akan melindungi seluruh aset yang ada, diantaranya berupa kapal, alat berat kendaraan, hingga proses bisnis yang berkaitan dengan bongkar muat serta pelayanan lainnya yang dijalankan oleh grup Pelindo III.

Kedepannya, lanjut dia, Askrindo akan mengembangkan kerja sama selain asuransi umum, seperti Kontra Bank Garansi, Letter of Credit (LC), serta Surat Kredit Berdokumen Dalam Negeri (SKBDN), sehingga keseluruhan bisnis dan aset Pelindo III semakin aman.

"Serta diharapkan dapat meningkatkan kinerja Pelindo III kedepannya," punkas Liston.

Baca juga: Marak, Ayam Kampung Tidak Asli Beredar di Pasaran

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Penyeludupan Benih Lobster, Menteri KKP: Triliunan Rupiah Harta Bangsa Ini Melayang...

Penyeludupan Benih Lobster, Menteri KKP: Triliunan Rupiah Harta Bangsa Ini Melayang...

Whats New
Izin Usaha Dicabut, TaniFund Belum Punya Tim Likuidasi

Izin Usaha Dicabut, TaniFund Belum Punya Tim Likuidasi

Whats New
Perkuat Ekosistem Perhajian, BPKH Akan Bentuk 'Subholding Company' Anak Usaha

Perkuat Ekosistem Perhajian, BPKH Akan Bentuk "Subholding Company" Anak Usaha

Whats New
Jadi Salah Satu Pengawas BP Tapera, Ini yang Bakal Dilakukan OJK

Jadi Salah Satu Pengawas BP Tapera, Ini yang Bakal Dilakukan OJK

Whats New
Bidik Pendanaan Rp 1 Triliun, CIMB Niaga Finance Tawarkan Sukuk Wakalah Bi Al-Istitsmar

Bidik Pendanaan Rp 1 Triliun, CIMB Niaga Finance Tawarkan Sukuk Wakalah Bi Al-Istitsmar

Whats New
Integrasi Infrastruktur Pipa Perlancar Penyaluran Gas ke Industri dan Komersial di Jateng

Integrasi Infrastruktur Pipa Perlancar Penyaluran Gas ke Industri dan Komersial di Jateng

Whats New
Soal Komisaris Pertamina, Stafsus Erick: Jangan Curiga-curiga Dulu Lah...

Soal Komisaris Pertamina, Stafsus Erick: Jangan Curiga-curiga Dulu Lah...

Whats New
80 Juta Pekerjaan Akan Hilang Imbas AI, Kemenko Perekonomian: Pekerjaan di Sektor Administrasi Rentan

80 Juta Pekerjaan Akan Hilang Imbas AI, Kemenko Perekonomian: Pekerjaan di Sektor Administrasi Rentan

Whats New
Kecepatan Internet RI Peringkat Bawah di ASEAN, Bisa Hambat Pengembangan Ekonomi Digital

Kecepatan Internet RI Peringkat Bawah di ASEAN, Bisa Hambat Pengembangan Ekonomi Digital

Whats New
Politisi Gerindra Siti Nurizka Jadi Komut Pusri, Stafsus Erick Thohir: Sudah Mundur dari Anggota DPR

Politisi Gerindra Siti Nurizka Jadi Komut Pusri, Stafsus Erick Thohir: Sudah Mundur dari Anggota DPR

Whats New
Lesu, Boeing Cuma Dapat Pesanan 4 Pesawat Baru pada Mei 2024

Lesu, Boeing Cuma Dapat Pesanan 4 Pesawat Baru pada Mei 2024

Whats New
Mulai Juli, Ini Perubahan Tanggal Tagihan dan Jatuh Tempo Paylater BCA

Mulai Juli, Ini Perubahan Tanggal Tagihan dan Jatuh Tempo Paylater BCA

Whats New
Kemenhub dan Kedubes AS Gelar Workshop Keamanan Kapal dan Pelabuhan

Kemenhub dan Kedubes AS Gelar Workshop Keamanan Kapal dan Pelabuhan

Whats New
Bantah Beri Karpet Merah ke Starlink, Kominfo: Mereka Minta Izin, Kami Tahan 3 Tahun

Bantah Beri Karpet Merah ke Starlink, Kominfo: Mereka Minta Izin, Kami Tahan 3 Tahun

Whats New
Aplikasi Temu Jadi 'Ancaman' Baru, Pemerintah 'Pede' Antisipasi Pakai Permendag 31/2023

Aplikasi Temu Jadi "Ancaman" Baru, Pemerintah "Pede" Antisipasi Pakai Permendag 31/2023

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com