Bio Farma Disarankan Jadi Hub Vaksin Covid-19 di Asia Tenggara

Kompas.com - 07/06/2021, 16:23 WIB
PT Bio Farma  mulai mendistribusikan vaksin AstraZeneca sejak 20 Maret 2021. Hingga kini pengiriman sudah dilakukan ke 6 provinsi di Indonesia. Dok HUMAS BIO FARMAPT Bio Farma mulai mendistribusikan vaksin AstraZeneca sejak 20 Maret 2021. Hingga kini pengiriman sudah dilakukan ke 6 provinsi di Indonesia.

JAKARTA, KOMPAS.com - Pengamat BUMN dari Universitas Indonesia, Toto Pranoto menyarankan Bio Farma sebagai hub vaksin COVID-19 di kawasan Asia Tenggara, terkait kerja sama Indonesia-China yang ingin menjadikan RI sebagai hub regional produsen vaksin.

"Kalau misalnya ada permintaan menjadikan Bio Farma menjadi hub vaksin COVID-19 di Asia Tenggara, hal tersebut sangat wajar," ujar Toto Pranoto sebagaimana dikutip dari Antara, Senin (7/6/2021).

Menurut Toto, fasilitas pabrik vaksin yang dimiliki oleh Bio Farma sebagai induk holding BUMN farmasi telah diakui sebagai produsen vaksin yang lolos sertifikasi Organisasi Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO).

Baca juga: Ini Daftar 9 Orang yang Kaya Raya berkat Vaksin Covid-19

Sebelumnya Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan bahwa di sektor BUMN, Indonesia dan China telah menjalin sejumlah kesepakatan penting. Salah satunya kerja sama menjadikan Indonesia sebagai hub regional untuk produksi vaksin.

Menteri BUMN sekaligus Ketua Pelaksana Komite Penanganan COVID?19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional Erick Thohir menginginkan Indonesia bisa memproduksi vaksin sendiri.

Hal tersebut, kata Erick, dapat dicapai melalui Program Vaksin Merah Putih atau membuka kerja sama dengan produsen vaksin lainnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dia menambahkan, sesuai dengan penugasan Kementerian BUMN terus bekerja keras untuk mendapatkan Vaksin Merah Putih melalui bekerja sama dengan lima universitas dan dua lembaga penelitian.

Selain itu Kementerian BUMN juga melakukan terobosan baru di mana Bio Farma melakukan kerja sama pengembangan vaksin COVID-19 dengan Baylor College of Medicine, Amerika Serikat.

Baca juga: Bantah Dagang Vaksin Gotong Royong, Erick Thohir: Pemerintah Sudah Keluarkan Rp 77 Triliun

Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!



Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.