Driver Ancam Mogok Kerja karena Insentif GoKilat Kecil, Ini Kata Gojek

Kompas.com - 07/06/2021, 18:15 WIB
Mitra Gojek dikabarkan akan melakukan aksi mogok pada Selasa 8 Junj 2021 Kompas.com/MITA AMALIA HAPSARIMitra Gojek dikabarkan akan melakukan aksi mogok pada Selasa 8 Junj 2021

JAKARTA, KOMPAS.com – Munculnya kabar yang menyebutkan mengenai turunnya insentif bagi mitra Gojek, untuk layanan antar GoSend, viral di sosial media.

Kabar tersebut mengungkapkan terkait dengan rencana aksi mogok kurir akibat turunnya insentif, yang dinilai merupakan keputusan sepihak dari Gojek.

Dalam tulisan tersebut dinyatakan bahwa keputusan menurunkan insentif tidak melalui perundingan dengan mitra pengemudi.

Baca juga: Merger dengan Tokopedia, Ini Manfaat yang Diterima Gojek

Misalnya, untuk lokasi Jabodetabek, 5 pengantaran memperoleh insentif Rp 10.000, 8 pengantaran Rp 30.000 sementara skema baru 1- 9 pengantaran memperoleh insentif Rp 1.000 per pengantaran, dan 10 – 14 pengantaran memperoleh insentif Rp 2.500 per pengantaran.

“GoTo tanpa berunding dengan kami sebagai mitra mereka, memutuskan secara sepihak pengurangain insentif bagi driver dalam layanan GoKilat. Pengurangan insentif bagi driver layanan GoKilat ini tentu sangat merugikan driver, apalagi kami hanya menerima pendapatan 2.000 per km,” seperti yang tersebar di sosial media.

Diketahui, Gojek dan Tokopedia telah melakukan melakukan merger perusahaan beberapa waktu lalu.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Mega merger dua perusahaan kakap ini tentunya menumbuhkan harapan mitra driver akan insentif dan pemasukan yang lebih besar lagi.

Terkait hal tersebut, VP Corporate Communications Gojek Audrey Petriny mengungkapkan, GoSend tidak mengubah skema pendapatan atau tarif pokok per jarak tempuh bagi mitra driver.

Baca juga: Respons Merger Gojek-Tokopedia Bentuk Grup GoTo, Ini yang Dilakukan KPPU

Kebijakan penyesuaian hanya dilakukan terhadap skema insentif untuk memberikan peluang yang lebih besar bagi lebih banyak mitra untuk dapat memperoleh insentif.

“Kebijakan ini merupakan langkah untuk lebih memeratakan jumlah mitra yang dapat memperoleh insentif tersebut, sehingga semakin banyak mitra yang berpeluang mendapatkan penghasilan tambahan di masa pemulihan pandemic,” ungkap Audrey kepada Kompas.com, Senin (7/6/2021).

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.