Dorong SDM Berdaya Saing, Ma'ruf Amin Resmikan 1.014 BLK Komunitas

Kompas.com - 08/06/2021, 12:47 WIB
Wakil Presiden Ma'ruf Amin saat meresmikan BLK Komunitas dan Bank Wakaf Mikro di Pondok Pesantren Cipasung, Tasikmalaya, Jawa Barat, Selasa (8/6/2021), Dok. KIP/SetwapresWakil Presiden Ma'ruf Amin saat meresmikan BLK Komunitas dan Bank Wakaf Mikro di Pondok Pesantren Cipasung, Tasikmalaya, Jawa Barat, Selasa (8/6/2021),

TASIKMALAYA, KOMPAS.com – Wakil Presiden Ma'ruf Amin meresmikan 1.014 Balai Latihan Kerja (BLK) di Pondok Pesantren Cipasung, Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, Selasa (8/6/2021).

Dalam kesempatakan tersebut, Ma'ruf Amin mengungkapkan, BLK merupakan salah satu upaya pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan untuk menyiapkan SDM yang siap bersaing.

Apalagi saat ini, dengan kondisi persaingan yang semakin ketat, maka kecepatan, ketepatan, dan efisiensi harus dijadikan fondasi penting untuk bersaing, termasuk persaingan di sektor ketenagakerjaan.

Baca juga: Wapres Maruf Sebut Indonesia Punya Potensi Pasar Produk Muslim yang Besar

"Tantangan nyata yang dihadapi adalah langkah- langkah strategis apa yang harus kita lakukan dalam menyiapkan SDM yang mampu menghadapi tantangan di masa depan yang diisi oleh teknologi digital seperti big data, artificial intelligent, internet of things," kata Ma'ruf Amin, melalui siaran pers, Selasa (8/6/2021).

Ma'ruf Amin juga berharap, persemian BLK ini diharapkan dapat mendekatkan akses pelatihan vokasi kepada masyarakat, mencetak SDM unggul, dan memberikan bekal keterampilan dan kompetensi kerja.

Agar pembangunan BLK Komunitas semakin relevan dengan tujuan pendiriannya, Ma'ruf mendorong kejuruan pelatihan terus dikembangkan dengan menyesuaikan kebutuhan pasar kerja dan dunia industri (link and match)

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selain itu, pelatihan BLK Komunitas juga mendorong minat masyarakat untuk berwirausaha dan membuka lapangan kerja baru.

Sehingga pada akhirnya dapat menekan angka pengangguran dan memulihkan perekonomian nasional.

Baca juga: 4 Tantangan Kembangkan Wakaf Menurut Wapres Maruf Amin

"Di tengah dinamika perkembangan dunia saat ini, peserta pelatihan di BLK Komunitas harus mampu menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi. Kecakapan akan hal ini nantinya akan berperan dalam menentukan kemajuan bangsa," jelas dia.

Sementara itu, Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah mengatakan, dengan adanya BLK Komunitas diharapkan dapat memberikan bekal keterampilan teknis produksi atau keahlian vokasi sesuai kebutuhan pasar kerja bagi komunitas, pekerja, dan masyarakat umum.

Untuk itu, pihaknya telah mengalokasikan program dan anggaran untuk bantuan biaya operasional, serta bantuan program paket pelatihan vokasi.

"Di samping itu, Kemnaker juga menyiapkan program untuk melatih tenaga instruktur dan pengelola BLK Komunitas, agar mereka mampu mengelola BLK Komunitas dengan baik," kata Ida.

Ida menambahkan, saat ini Kemnaker juga telah mengembangkan program pelatihan vokasi di BLK Komunitas menjadi 23 kejuruan yakni kejuruan Teknik Otomotif, Teknik Pendingin (Refrigerasi), Teknik Las (Welding), Teknik Konstruksi Furniture dan Kriya Kayu (Woodworking), Teknik Perkapalan, dan Instalasi Infrastruktur Telekomunikasi.

Baca juga: 3 Isu Pekerja Ini Jadi Fokus Kemenaker di GNB

Kemudian, program pelatihan vokasi Elektronika, Teknik Informatika, Robotika, Multimedia, Desain Komunikasi Visual, Pengolahan Hasil Pertanian (Agroindustri), Pengolahan Hasil Perikanan (Fishery Industry), Kesenian, Seni Kriya (Kerajinan Tangan), Teknik Batik, Desain Mode dan Tekstil (Tata Busana), Tata Rias; Bahasa, Perhotelan, Kesehatan Tradisional, Seni Kuliner, dan Hubungan Industrial.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X