KILAS

Usai Ekspor Pertanian Naik, Pemerintah Upayakan Tingkatkan Ekspor Rempah

Kompas.com - 08/06/2021, 14:23 WIB
Ekspor rempah perdana ke negara Tiongkok dan Vietnam, Senin (29/3/2021) KOMPAS.COM/ERNA DWI LIDIAWATIEkspor rempah perdana ke negara Tiongkok dan Vietnam, Senin (29/3/2021)

KOMPAS.com – Kepala Biro Humas dan Informasi Publik Kementerian Pertanian (Kementan) Kuntoro Boga mengatakan, pemerintah saat ini sedang berupaya meningkatkan ekspor pertanian, termasuk berbagai komoditas rempah.

Salah satu kegiatan yang dilakukan adalah dengan memperkuat logistik pembenihan. Cara ini dinilai penting dalam mendorong peningkatan produksi komoditas perkebunan.

“Penyediaan benih unggul saat berperan untuk meningkatkan produktivitas,” ujar Kuntoro dalam siaran pers resmi, dikutip Kompas.com, Selasa (21/5/2021).

Pernyataan itu dilontarkan menyusul laporan dari Badan Pusat Statistik (BPS) yang mencatat kenaikan transaksi ekspor pertanian pada April 2021 yang mencapai 340 juta dollar Amerika Serikat (AS).

Baca juga: Ekspor Pertanian pada April 2021 Naik 18,98 Persen

Nilai tersebut meningkat sebesar 18.98 persen dibandingkan bulan yang sama pada tahun sebelumnya (year on year/yoy).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kepala BPS Suhariyanto menyebut, peningkatan tersebut tergolong tinggi, mengingat secara tahunan, komoditas di sektor pertanian yang mengalami peningkatan signifikan.

“Beberapa komoditas yang mengalami kenaikan, yaitu tanaman obat, aromatik, dan rempah, terutama lada hitam dan cengkeh,” paparnya.

Ia menjelaskan, peningkatan ekspor April 2021 didukung pula oleh kenaikan harga beberapa komoditas andalan Indonesia serta adanya permintaan peningkatan dari negara mitra dagang Indonesia.

Baca juga: Ekspor Pertanian Naik, Kementan: Kami Siap Gelar Karpet Merah untuk Eksportir

“Salah satunya adalah minyak kelapa sawit. Secara yoy, komoditas ini tumbuh sebesar 76,5 persen. Sementara jika dilihat dari data keseluruhan, ekspor pada April 2021 mencapai 18,58 miliar dollar AS,” terangnya.

Nilai itu, kata dia, meningkat 0,69 persen dari Maret 2021 yang sebesar 18,35 miliar dollar AS dan meningkat 51,94 persen dari April 2020 yang sebesar 12,16 miliar dollar AS.

Ke depannya, Suhariyanto berharap ekspor Indonesia bisa terus mengalami pertumbuhan seiring dengan perbaikan ekonomi akibat pandemi Covid-19.

 

Artikel ini sebelumnya telah tayang dengan judul "Ekspor Pertanian pada April 2021 Naik 18,98 Persen".

Penulis: Elsa Catriana | Editor: Bambang P. Jatmiko

 



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[TREN WISATA KOMPASIANA] 10 Destinasi di Kota Vancouver Kanada | Menggapai Atap Dunia, Everest Base Camp | Fenomena Hotel Kasino di Las Vegas Strip

[TREN WISATA KOMPASIANA] 10 Destinasi di Kota Vancouver Kanada | Menggapai Atap Dunia, Everest Base Camp | Fenomena Hotel Kasino di Las Vegas Strip

Rilis
Impor Alkes Capai Rp 150 Triliun, Bahlil Ajak Investor Asing Masuk Sektor Kesehatan

Impor Alkes Capai Rp 150 Triliun, Bahlil Ajak Investor Asing Masuk Sektor Kesehatan

Whats New
SNV Indonesia Kampanyekan Pentingnya Prokes pada Kelompok Rentan

SNV Indonesia Kampanyekan Pentingnya Prokes pada Kelompok Rentan

Rilis
Investigasi Dugaan Kebocoran Data, BRI Life Jamin Keamanan Polis Nasabah

Investigasi Dugaan Kebocoran Data, BRI Life Jamin Keamanan Polis Nasabah

Whats New
Bahlil: Investasi dari AS, Australia, dan Korsel Bakal Masuk Tahun Ini

Bahlil: Investasi dari AS, Australia, dan Korsel Bakal Masuk Tahun Ini

Whats New
Pemerintah Sebut Investasi Besar Bakal Masuk ke Kalimantan Utara

Pemerintah Sebut Investasi Besar Bakal Masuk ke Kalimantan Utara

Whats New
Kementerian PUPR Tambah Fasilitas RS di Yogyakarta

Kementerian PUPR Tambah Fasilitas RS di Yogyakarta

Rilis
Agar Ekowisata Berkembang, 10.000 Bibit Bakau Ditanam di Mandalika

Agar Ekowisata Berkembang, 10.000 Bibit Bakau Ditanam di Mandalika

Rilis
Bantu Warga Terdampak PPKM, Pengusaha Peduli NKRI Kembali Galang Donasi

Bantu Warga Terdampak PPKM, Pengusaha Peduli NKRI Kembali Galang Donasi

Rilis
BCA Buka Banyak Lowongan Kerja, Cek Posisi dan Syaratnya

BCA Buka Banyak Lowongan Kerja, Cek Posisi dan Syaratnya

Work Smart
Cara Daftar Prakerja Gelombang 18

Cara Daftar Prakerja Gelombang 18

Whats New
KSPSI Bareng Polri Gelar Vaksinasi Gratis untuk Buruh, Simak Jadwalnya

KSPSI Bareng Polri Gelar Vaksinasi Gratis untuk Buruh, Simak Jadwalnya

Whats New
Startup Tanijoy Diduga Gelapkan Uang 430 Lender Senilai Rp 4,5 Miliar

Startup Tanijoy Diduga Gelapkan Uang 430 Lender Senilai Rp 4,5 Miliar

Whats New
Perhimpunan Pemberi Pinjaman Tanijoy Berencana Selesaikan Masalah Lewat Jalur Hukum

Perhimpunan Pemberi Pinjaman Tanijoy Berencana Selesaikan Masalah Lewat Jalur Hukum

Whats New
Saingi Nelayan Asing, KKP Izinkan Kapal Pukat Ikan Beroperasi di Perbatasan

Saingi Nelayan Asing, KKP Izinkan Kapal Pukat Ikan Beroperasi di Perbatasan

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X