Kompas.com - 08/06/2021, 16:56 WIB
Ilustrasi SPBU Pertamina DOK. PERTAMINAIlustrasi SPBU Pertamina

JAKARTA, KOMPAS.com - Penggunaan telepon genggam atau handphone (HP) menjadi salah satu hal yang dilarang di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU). Hal tersebut bisa dilihat dari adanya gambar larangan penggunaan HP di beberapa tempat di SPBU.

Meski ada larangan penggunaan HP di SPBU, metode pembayaran non tunai lewat aplikasi mobile justru kian gencar dilakukan. Contohnya saja penggunaan aplikasi MyPertamina di SPBU Pertamina.

Bahkan Pertamina memberikan diskon untuk pembelian Pertamax Series dan Dex Series melalui aplikasi MyPertamina.

Baca juga: Kian Bertebaran, Berapa Jumlah SPBU Shell Indonesia?

Penggunaan transaksi lewat aplikasi mobile tentunya membuat pelanggan harus menggunakan HP-nya di SPBU. Lantas apakah itu menyalahi larangan penggunaan SPBU di SPBU?

Pada pekan lalu, Kompas.com menghubungi Corporate Secretary PT Pertamina Patra Niaga (Sub Holding Commercial & Trading Pertamina) Putut Andriatno untuk menanyakan terkait keamanan penggunaan HP saat transaksi di SPBU.

Putut menjelaskan, larangan penggunaan HP di SPBU yang dimaksud hanya melakukan panggilan telepon saja.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dalam siaran pers Pertamina pada Selasa (1/6/2021), Pertamina menyampaikan bahwa pelarangan penggunaan HP di area SPBU sifatnya untuk mencegah pemakaian HP yang tidak bertanggungjawab yang dapat menimbulkan keadaan darurat seperti percikan api.

"Dapat kami sampaikan, larangan penggunaan portable electronic product adalah untuk panggilan masuk atau keluar," ujarnya kepada Kompas.com, Jumat (4/6/2021).

Baca juga: Ada Larangan Penggunaan HP di SPBU, Kenapa Bayar BBM lewat Aplikasi Mobile Dibolehkan?

Sementara penggunaan HP untuk melakukan pembayaran lewat aplikasi smartphone diperbolehkan. Sebab kata Putut, tak ada kaitannya dengan mengakses panggilan telepon saat pembayaran digital.

"Sedangkan penggunaan pembayaran dengan pemindaian QR Code tidak menggunakan mode (panggilan) tersebut," imbuhnya.

Putut memastikan tak masalah jika masyarakat menggunakan ponsel di SPBU untuk pembayaran digital, selama tidak melakukan panggilan telepon. Ia bilang, ketentuan tersebut telah melalui tahap uji coba keamanan. 

Baca juga: Total Sudah Tutup Seluruh SPBU Sejak Akhir 2020

 

Pertamina sudah menyampaikan, pihaknya memperhitungkan jarak aman saat melakukan transaksi lewat MyPertamina di SPBU.

Selain itu, Pertamina menyampaikan operator SPBU juga sudah dilatih mengenai keamanan penggunaan HP di area pompa dispenser.

BUMN migas tersebut menyebut sudah menempatkan EDC MyPertamina dan perangkat listriknya ditempat yang aman untuk melakukan transaksi menggunakan HP.

"Iya (tidak masalah). Hal ini juga sudah dilakukan pengujian keamanan," kata Putut. (Penulis Yohana Artha Uly | Editor Yoga Sukmana)

Baca juga: Program Diskon Pertamax Berlanjut, Ini Cara Mendapatkannya

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.