[TREN EDUKASI KOMPASIANA] Tip Mengirim Anak Belajar ke Pondok Pesantren | Kurikulum 2013 Harus Beradabtasi dengan Pandemi Covid-19

Kompas.com - 09/06/2021, 14:04 WIB
Pendidikan berbasis pondok pesantren tengah berkembang, khususnya di Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat (Kalbar). Saat ini, telah hadir Pondok Pesantren Islamic Boording School Al Mansyur, sebuah pondok pesantren pertama di Kalbar yang menerapkan bahasa Arab dan bahasa Inggris dalam aktivitas sehari-hari. Ponpen ini berlokasi di Desa Kuala Dua, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya. IstimewaPendidikan berbasis pondok pesantren tengah berkembang, khususnya di Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat (Kalbar). Saat ini, telah hadir Pondok Pesantren Islamic Boording School Al Mansyur, sebuah pondok pesantren pertama di Kalbar yang menerapkan bahasa Arab dan bahasa Inggris dalam aktivitas sehari-hari. Ponpen ini berlokasi di Desa Kuala Dua, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya.

KOMPASIANA---Orangtua tentu ingin memberikan yang terbaik bagi anaknya. Salah satunya adalah dengan memasukkan ke pesantren.

Akan tetapi, memasukkan anak ke pesantren tidak mudah begitu saja. Selain mencari pesantren yang tepat, sang anak pun belum tentu mau.

Sering kali sang anak menolak. Alasannya pun beragam, jauh dari rumah atau keluarga, hingga takut tidak betah.

Karena itu, mengirim anak belajar ke pondok pesantren tidak bisa tiba-tiba. Kita orangtua harus mempersiapkan jauh-jauh hari, hingga kemudian dua pihak sepakat serta berkomitmen.

Salah satu kiat yang bisa digunakan adalah mengajak anak berbicara dan diskusi seputar menempuh pendidikan di pesantren sejak dini.

Selain mengenai sekolah di pesantren, ada juga pembahasan terkait kurikulum pendidikan yang beradabtasi dengan kondisi pandemi Covid-19 serta kisah pengalaman orangtua yang tak putus asa untuk menyekolahkan anak meski sekolah secara online.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Berikut ini konten-konten menarik dan populer di Kompasiana seputar dunia pendidikan:

1. Tip Mengirim Anak Belajar ke Pondok Pesantren

Mengajak bicara dan diskusi perihal rencana mondok di pesantren perlu dilakukan sejak kecil. Tujuannya, agar sang anak mengerti mengapa ia harus bersekolah di pondok pesantren.

Kemudian, orangtua juga perlu melibatkan anak dalam pengambilan keputusan. Bukan sebaliknya, memaksakan kehendak tanpa mengerti bagaimana kondisi anak.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.