Garuda Indonesia Kembalikan Pesawat ke Penyewa, Call Sign Berubah dari PK ke VQ

Kompas.com - 09/06/2021, 16:55 WIB
Pesawat Garuda Indonesia yang dipakaikan masker di bagian depannya. Dok. Garuda IndonesiaPesawat Garuda Indonesia yang dipakaikan masker di bagian depannya.

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk telah mengembalikan sejumlah armada ke perusahaan penyewa pesawat atau lessor.

Baru-baru ini, ada dua pesawat B737-800 NG yang dikembalikan.

Hal itu tak lepas dari persoalan krisis keuangan yang dialami maskapai pelat merah itu.

Baca juga: Wamen BUMN: Sudah Banyak Pesawat Garuda Indonesia yang Di-grounded Lessor

Pengembalian itu pun membuat kode panggilan atau call sign pada pesawat tersebut berubah dari dari PK untuk Indonesia menjadi VQ untuk Bermuda.

Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra mengatakan, percepatan pengembalian pesawat dilakukan setelah adanya kesepakatan bersama antara Garuda Indonesia dan pihak lessor pesawat.

Salah satu syaratnya adalah dengan melakukan perubahan kode registrasi pada pesawat terkait.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Percepatan pengembalian armada yang belum jatuh tempo masa sewanya, merupakan bagian dari langkah strategis Garuda Indonesia dalam mengoptimalisasikan produktivitas armada dengan mempercepat jangka waktu sewa pesawat," ujar Irfan dalam keterangannya, dikutip Rabu (9/6/2021).

Ia menjelaskan, pengembalian armada yang belum jatuh tempo merupakan langkah penting yang perlu dilakukan Garuda Indonesia di tengah tekanan kinerja akibat pandemi Covid-19.

Baca juga: Wamen BUMN: Penyakit Masa Lalu Garuda Indonesia, Sewa Banyak Pesawat dan Mahal

Irfan bilang, kini fokus utama pihaknya adalah penyesuaian terhadap proyeksi kebutuhan pasar di era kenormalan baru.

"Saat ini, kami juga terus menjalin komunikasi bersama lessor pesawat lainnya, tentunya dengan mengedepankan aspek legalitas dan compliance yang berlaku," kata dia.

Sebelumnya, beberapa waktu belakangan muncul kabar di media sosial terkait perubahan call sign pada pesawat Garuda Indonesia.

Perubahan ini diungkapkan oleh Pengamat Kebijakan Publik Agus Pambagyo pada akun Instagram pribadinya @aguspambagio.

Perubahan call sign dari PK menjadi VQ di pesawat maskapai milik negara itu, menurut Agus, tak lepas dari persoalan pembayaran dengan perusahaan penyewa pesawat.

Baca juga: Sandiaga Uno Siap Bantu Promosikan Garuda Indonesia Sebagai Flag Carrier Tanah Air

“Apa artinya? Artinya pesawat yang disewa GA (Garuda Indonesia) tersebut sudah dikembalikan atau diambil oleh lessor-nya karena GA menunggak leasing-nya,” tulis Agus dalam postingannya, dikutip Kompas.com, Rabu (9/6/2021).

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Agus Pambagyo (@aguspambagio)

Selain itu, lanjutnya, di Flightradar24 atau laman informasi penerbangan pesawat secara real time, Garuda Indonesia juga nyaris sudah nyaris tak terlihat pergerakannya.

Hal itu lantaran Garuda Indonesia memang sudah jarang terbang.

"Sedihnya saya sebagai bangsa Indonesia karena our flag carrier RI megap-megap dan manajemen maupun pemegang saham belum ada tanda-tanda upaya penanganannya yang joss," ungkap dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.