Patroli Laut Gabungan Digelar di Batam Cegah Penyelundupan Barang

Kompas.com - 09/06/2021, 19:57 WIB
Kapal Patroli milik KPLP. istimewaKapal Patroli milik KPLP.


JAKARTA, KOMPAS.com – Patroli laut gabungan digelar pada sejumlah titik di perairan Kepulauan Riau dari tanggal 8 Juni sampai dengan 19 Juni 2021 untuk mencegah penyelundupan barang illegal melalui Batam.

Patroli ini melibatkan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai melalui Kantor Pelayanan Utama Bea Cukai Batam dan Kantor Wilayah Khusus Bea Cukai Kepri bersama Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) atau dikenal dengan nama Sea and Coast Guard Indonesia bersama Korpolairud Baharkam Polri.

Ini dilakukan dalam upaya menjaga dan mencegah aksi penyelundupan barang yang masuk ke wilayah Kepulauan Riau (Kepri), pencemaran lingkungan, penertiban administrasi pelayaran dan kegiatan - kegiatan illegal diwilayah perairan khususnya Pesisir Timur Sumatera.

Baca juga: Air Diplomacy: Indonesian Airways “Bayar” Pajak dengan Kapal Terbang

Sinergi patroli bersama Bea Cukai, KPLP dan Polairud difokuskan pada wilayah pesisir timur Sumatera.

Direktur KPLP, Ahmad, menegaskan, kegiatan patroli laut bersama ini adalah kegiatan yang dilaksanakan secara kontinyu dan selalu dilaksanakan setiap tahunnya.

Langkah ini juga merupakan sarana peningkatan sinergitas tugas operasional dan sumber daya dalam pelaksanaan tugas dan fungsi dari instansi yang berwenang di laut untuk mencegah tindakan melanggar hukum.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ahmad menjelaskan bahwa patroli laut bersama tersebut difokuskan di wilayah perairan Kepulauan Riau dengan tujuan mencegah aksi tindak penyelundupan barang, narkoba, miras, rokok dan penyelundupan baby lobster.

Baca juga: Simak Rute Kapal dan Aktivitas Bongkar Muat di Pelabuhan Patimban

"Dengan adanya patroli bersama ini menunjukan sinergitas dan kekompakan antara KPLP, Bea Cukai dan Polri yang telah terjalin baik selama ini dalam rangka pencegahan pelanggaran di laut dan tindakan penegakan hukum sekaligus juga meningkatkan pengawasan untuk keselamatan dan keamanan pelayaran," ujar Ahmad, dalam keterangannya, Rabu (9/6/2021).

KPLP sendiri mengirimkan kapal patrolinya dari pangkalan Penjagaan Laut dan Pantai (PPLP) Kelas I Tanjung Priok dan PPLP Kelas II Tanjung Uban sebanyak 4 unit.

Kapal-kapal tersebut yaitu KN Sarotama - P.112, KN Rantos - P.210, KN 543 dan KN 546. Masing-masing akan berpatroli di wilayah Selat Riau, Batam, Berakit Punggur Kabil Karanggalang.

Baca juga: RI dan Korsel Sepakati Perjanjian Perlindungan Awak Kapal Perikanan Indonesia

Selain itu, pihaknya juga menerjunkan kapal patroli KN 544, KN 547 dan KN 406 yang ditugaskan untuk berpatroli di wilayah perairan Pulau Buluh dan Selat Bulan.

Sedangkan Bea Cukai mengerahkan kapal patroli dari Pangkalan Sarana Operasi Tg Balai Karimun, PSO Batam dan PSO Tanjung Priok dengan ukuran FPB 28, 38 maupun Speed Boat Patroli.

"Sesuai tugas kami, kami akan terus melakukan patroli laut dan juga bersinergi dengan Bea Cukai dan Polairud dalam menegakan hukum di laut guna menciptakan keselamatan dan keamanan pelayaran dan juga untuk memperkuat pelaksanaan konsep unity of effort," tutup Ahmad.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Insentif Kartu Prakerja Belum Cair, Jangan Lupa Lakukan Ini!

Insentif Kartu Prakerja Belum Cair, Jangan Lupa Lakukan Ini!

Whats New
Hyundai dan LG Akan Bangun Pabrik Baterai Mobil Listrik di Karawang

Hyundai dan LG Akan Bangun Pabrik Baterai Mobil Listrik di Karawang

Whats New
Bareskrim Tindak Hukum Dua Pinjol Ilegal, SWI: Beri Efek Jera

Bareskrim Tindak Hukum Dua Pinjol Ilegal, SWI: Beri Efek Jera

Whats New
Meski Cetak Laba Rp 150,8 Triliun, Kinerja Facebook Diproyeksi Tak Cerah Sepanjang Tahun

Meski Cetak Laba Rp 150,8 Triliun, Kinerja Facebook Diproyeksi Tak Cerah Sepanjang Tahun

Whats New
Google Sumbang Rp 14,5 Miliar untuk Penanganan Covid-19 di Indonesia

Google Sumbang Rp 14,5 Miliar untuk Penanganan Covid-19 di Indonesia

Rilis
Kini Mencairkan BPUM Rp 1,2 Juta Tak Perlu Antre, Ini Caranya

Kini Mencairkan BPUM Rp 1,2 Juta Tak Perlu Antre, Ini Caranya

Whats New
Luhut Sebut Potensi Kerugian akibat Banjir Rob Lebih dari Rp 1.000 Triliun

Luhut Sebut Potensi Kerugian akibat Banjir Rob Lebih dari Rp 1.000 Triliun

Whats New
Tingkatkan Akurasi Diagnosis, Menkes Mau Kumpulkan Data Medis Warga

Tingkatkan Akurasi Diagnosis, Menkes Mau Kumpulkan Data Medis Warga

Whats New
ARTO Cetak Rekor, Kekayaan Jerry Ng Bertambah Rp 3,91 Triliun Sehari

ARTO Cetak Rekor, Kekayaan Jerry Ng Bertambah Rp 3,91 Triliun Sehari

Whats New
Hasil Investigasi Internal, Kebocoran Data Terjadi di BRI Life Syariah

Hasil Investigasi Internal, Kebocoran Data Terjadi di BRI Life Syariah

Rilis
Urus Administrasi Kependudukan Tak Perlu Sertifikat Vaksinasi Covid-19

Urus Administrasi Kependudukan Tak Perlu Sertifikat Vaksinasi Covid-19

Whats New
ZYRX Pasok 165.000 Laptop Senilai Rp 700 Miliar buat Kemendikbud

ZYRX Pasok 165.000 Laptop Senilai Rp 700 Miliar buat Kemendikbud

Whats New
Net Asset Value Saratoga Naik Pada Semester I 2021 Berkat Portofolio Investasi

Net Asset Value Saratoga Naik Pada Semester I 2021 Berkat Portofolio Investasi

Rilis
Transaksi Digital Tembus 86 Pesen, Bagaimana Nasib Kantor Cabang BCA?

Transaksi Digital Tembus 86 Pesen, Bagaimana Nasib Kantor Cabang BCA?

Whats New
Daftar Tempat di Jakarta yang Pengunjungnya Wajib Tunjukan Sertifikat Vaksin Covid-19

Daftar Tempat di Jakarta yang Pengunjungnya Wajib Tunjukan Sertifikat Vaksin Covid-19

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X