Pangkas Jumlah Armada, Garuda Indonesia Kini Beroperasi Hanya dengan 53 Pesawat

Kompas.com - 10/06/2021, 10:30 WIB
Pesawat Garuda Indonesia Doumen humas Kementerian PariwisataPesawat Garuda Indonesia

Komentar Kementerian BUMN Soal Pesawat Grounded

Sebelumnya, Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo mengatakan, beberapa waktu belakangan kondisi keuangan Garuda Indonesia memang kian memburuk. Sehingga pihak lessor men-grounded pesawat karena adanya penundaan pembayaran kewajiban oleh maskapai milik negara ini.

Pria yang akrab disapai Tiko itu mengungkapkan, saat ini memang sudah banyak pesawat Garuda Indonesia yang di grounded oleh para lessor dan tidak bisa lagi di pakai. Sehingga kini Garuda Indonesia beroperasi dengan jumlah pesawat yang minimum.

"Lessor ini punya hak buat grounded pesawat yang tidak di bayar kewajiban leasing-nya. Saat ini sudah banyak pesawat yang di-grounded oleh lessor-lessor ini, sehingga saat ini Garuda beroperasi minimum dengan 50 pesawat," ungkap Tiko dalam acara Business Talk Kompas TV, Selasa (8/6/2021).

Tiko mengatakan, sejak tahun lalu pesawat jenis CRJ tak lagi beroperasi atau sudah grounded oleh pihak lessor. Saat ini sudah banyak pula pesawat jenis Boeing 737 yang tak lagi bisa digunakan oleh Garuda Indonesia karena persoalan pembayaran ke lessor.

Baca juga: Wamen BUMN: Sudah Banyak Pesawat Garuda Indonesia yang Di-grounded Lessor

"Jadi (makanya) banyak masyarakat ke Bali atau ke Yogyakarta itu pakainya pesawat white body 777 atau 330, karena memang itu yang tersedia. Karena banyak saat ini 737 yang posisinya juga sudah tidak bisa kami pakai," jelas dia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X