Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Luhut Ingin Vaksinasi Covid-19 Jadi 1 Juta Per Hari

Kompas.com - 10/06/2021, 13:16 WIB
Yohana Artha Uly,
Erlangga Djumena

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan meminta vaksinasi Covid-19 diperbanyak. Ia ingin penyuntikan vaksin Covid-19 di Indonesia bisa digenjot menjadi 1 juta per hari.

Adapun menurut Wakil Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) itu, saat ini vaksinasi Covid-19 di Indonesia sudah mencapai 600.000 suntikan per hari.

"Tadi berbicara dengan Pak Budi Sadikin, Menteri Kesehatan, kita mau kalau boleh 750.000 per hari kita suntik dan menjadi sampai 1 juta (per hari) pada bulan depan," ujar Luhut dalam webinar Kementerian Perhubungan, Kamis (10/6/2021).

Baca juga: Koordinator Kerja Sama, Panggilan Resmi Pemerintah China untuk Luhut

Untuk mencapai target 1 juta vaksinasi tersebut, kata dia, tentu tidak bisa dikerjakan oleh satu pihak saja. Tetapi diperlukan kekompakan seluruh pihak, terutama kementerian dan lembaga dalam penanganan pandemi ini.

"Kita harus semua kompak, dan sekarang Covid-19 ini masalahnya adalah masalah kemanusiaan. Jadi jangan ada yang bermain-main dengan peristiwa seperti ini," tambahnya.

Berdasarkan data Kementerian Kesehatan, per 8 Juni 2021 pemerintah mencatat sudah ada 18.934.997 orang yang disuntik vaksin Covid-19 dosis pertama. Sementara sudah sebanyak 11.455.920 orang yang mendapatkan vaksin Covid-19 dosis kedua.

Seperti diketahui vaksinasi Covid-19 diberikan dua dosis dan penyuntikannya dilakukan sebanyak dua kali. Adapun masyarakat yang sudah divaksinasi yakni dari kalangan tenaga kesehatan, petugas publik, dan lansia.

Baca juga: Kunjungan ke China, Ini Oleh-oleh Luhut untuk Indonesia

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Mengenal Student Loan, Bayar Kuliah Pakai Utang, Dicicil Usai Lulus

Mengenal Student Loan, Bayar Kuliah Pakai Utang, Dicicil Usai Lulus

Whats New
Grant Thornton: Optimistisme terhadap Ekonomi Indonesia Tertinggi di ASEAN

Grant Thornton: Optimistisme terhadap Ekonomi Indonesia Tertinggi di ASEAN

Whats New
Nyaris 10 Juta Gen Z Pengangguran, Ternyata Ini Akar Masalahnya

Nyaris 10 Juta Gen Z Pengangguran, Ternyata Ini Akar Masalahnya

Whats New
Sebut Tidak Kooperatif Berantas Judi 'Online', Menkominfo Ancam Tutup Telegram

Sebut Tidak Kooperatif Berantas Judi "Online", Menkominfo Ancam Tutup Telegram

Whats New
Elon Musk Tolak Pengenaan Tarif 100 Persen untuk Kendaraan Listrik China

Elon Musk Tolak Pengenaan Tarif 100 Persen untuk Kendaraan Listrik China

Whats New
Rilis Sukuk Mudharabah Berkelanjutan, BSI Berikan Imbal Hasil hingga 7,2 Persen

Rilis Sukuk Mudharabah Berkelanjutan, BSI Berikan Imbal Hasil hingga 7,2 Persen

Whats New
Tips Cari Kerja bagi 'Fresh Graduate'

Tips Cari Kerja bagi "Fresh Graduate"

Work Smart
Kejar Target Sejuta Penyuluh Kemitraan UMKM, KPPU Gaet 500 Mahasiswa di Kalbar

Kejar Target Sejuta Penyuluh Kemitraan UMKM, KPPU Gaet 500 Mahasiswa di Kalbar

Whats New
Tiga Hal yang Perlu Dihindari Saat Membuat Resume Lamaran Kerja

Tiga Hal yang Perlu Dihindari Saat Membuat Resume Lamaran Kerja

Work Smart
OJK Tunggu Pengajuan Nama Komisaris Utama Bank Muamalat

OJK Tunggu Pengajuan Nama Komisaris Utama Bank Muamalat

Whats New
Per Maret 2024,  BCA Telah Gelontorkan Rp 117,7 Triliun untuk UMKM

Per Maret 2024, BCA Telah Gelontorkan Rp 117,7 Triliun untuk UMKM

Whats New
Daftar 15 Sekolah Kedinasan Kemenhub yang Buka Formasi CPNS 2024

Daftar 15 Sekolah Kedinasan Kemenhub yang Buka Formasi CPNS 2024

Whats New
Starlink Belum Punya Kantor di Indonesia, Menkominfo Beri Waktu 3 Bulan

Starlink Belum Punya Kantor di Indonesia, Menkominfo Beri Waktu 3 Bulan

Whats New
Kurangi Sampah Plastik, Indonesia Dapat Pinjaman dari ADB Hampir Rp 8 Triliun,

Kurangi Sampah Plastik, Indonesia Dapat Pinjaman dari ADB Hampir Rp 8 Triliun,

Whats New
Respons Penumpukan Kontainer, Kemenperin: Tidak Ada Keluhan Gangguan Suplai Bahan Industri

Respons Penumpukan Kontainer, Kemenperin: Tidak Ada Keluhan Gangguan Suplai Bahan Industri

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com