Mentan Sebut Realisasi Produksi Pangan 2020 Meningkat, Bahkan Melampaui Target

Kompas.com - 10/06/2021, 14:31 WIB
Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) dalam Orasi Ilmiah Dies Natalis ke-55 sekaligus Wisuda Sarjana dan Profesi, Pascasarjana Mahasiswa Universitas Islam Makassar (UIM), Sabtu (5/6/2021).

DOK. Humas Kementan Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) dalam Orasi Ilmiah Dies Natalis ke-55 sekaligus Wisuda Sarjana dan Profesi, Pascasarjana Mahasiswa Universitas Islam Makassar (UIM), Sabtu (5/6/2021).

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengatakan, anggaran Kementerian Pertanian selama ini telah termanfaatkan dengan baik dan realisasi produksi sejumlah komoditas pangan utama pada tahun 2020 mengalami peningkatan, bahkan melampaui target.

“Capaian produksi padi tahun 2020 mencapai 54,65 juta ton, lebih tinggi 0,09 persen dari produksi tahun 2019,” ucap Syahrul dalam siaran resminya dikutip Kompas.com, Kamis (10/6/2021).

Baca juga: Program Embung Kementan Pacu Produktivitas Pertanian di Lamongan

Syahrul mengatakan, beberapa produksi komoditas pangan lainnya seperti jagung, bawang merah, cabai, dan daging sapi/kerbau realisasinya pun melampaui target.

Komoditas tersebut yakni produksi jagung yang tercatat sebanyak 23,09 juta ton atau 101 persen, produksi bawang merah 1,81 juta ton atau 113 persen, produksi cabai 2,77 juta ton atau 105 persen, dan produksi daging sapi/kerbau mencapai 0,54 juta ton atau 132 persen.

Selain itu, Syahrul juga menyebutkan program akselerasi ekspor yang dilaksanakan selama tahun anggaran 2020 hingga sekarang, telah berdampak positif terhadap peningkatan nilai ekspor pertanian.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), nilai ekspor produk pertanian selama Januari-Desember 2020 Rp 451,8 triliun, meningkat 15,79 persen dibandingkan tahun 2019 senilai Rp 390,2 triliun.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Sementara pada periode Januari-April 2021, ekspor pertanian mencapai Rp 189,09 triliun, tumbuh 34,97 persen dibanding periode yang sama,” tutur dia.

Baca juga: Ini Strategi Pemerintah Jamin Ketahanan Pangan Nasional

Seiring dengan meningkatnya kinerja produksi dan ekspor pangan, Syahrul menyebutkan kontribusi sektor pertanian terhadap perekonomian nasional pun turut meningkat, bahkan saat pandemi Covid-19.

“Selama tahun 2020, hampir seluruh sektor ekonomi Indonesia tumbuh negatif, sebaliknya sektor pertanian mampu tumbuh positif,” ujar dia.

Merujuk data BPS, Syahrul menyebutkan pada kuartal II/2020, PDB sektor pertanian tumbuh 16,24 persen dibandingkan kuartal sebelumnya.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.