Beli Mobil Baru Dapat Insentif Pajak, Belanja Sembako Bakal Kena Pajak

Kompas.com - 10/06/2021, 19:35 WIB
Kondisi pasar-pasar tradisional di Tasikmalaya, Jawa Barat, menolak rencana pemerintah menerapkan PPN Sembako, Rabu (9/6/2021). KOMPAS.COM/IRWAN NUGRAHAKondisi pasar-pasar tradisional di Tasikmalaya, Jawa Barat, menolak rencana pemerintah menerapkan PPN Sembako, Rabu (9/6/2021).

Penerapan pungutan atas PPN Sembako untuk beberapa barang dan jasa yang sebelumnya dikecualikan pun menunggu ekonomi pulih secara bertahap.

Baca juga: Simak, Ini Daftar Sembako yang akan Dikenakan PPN

"Di sisi lain pemerintah memperkuat perlindungan sosial. Semakin banyak keluarga mendapatkan bansos dan subsidi diarahkan ke orang. Maka jadi relevan: bandingkan potensi bertambahnya pengeluaran dengan PPN (misal 1 persen atau 5 persen), dengan bansos/subsidi yang diterima rumah tangga," jelas Yustinus.

"Di sisi lain pemerintah memperkuat perlindungan sosial. Semakin banyak keluarga mendapatkan bansos dan subsidi diarahkan ke orang. Maka jadi relevan: bandingkan potensi bertambahnya pengeluaran dengan PPN, dengan bansos yang diterima rumah tangga," kata dia lagi.

Yustinus menuturkan, pengecualian PPN yang terlalu banyak dan bisa dinikmati semua orang membuat penerimaan PPN tak optimal.

Menurut dia, Indonesia merupakan negara dengan fasilitas pengecualian terbanyak sehingga kadang distortif dan tidak tepat.

Baca juga: Pemerintah Bakal Tarik PPN Sembako, Apa Untung Ruginya?

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ia pun membandingkan pengecualian pajak Indonesia dengan berbagai negara seperti Thailand, Singapura, India, dan China.

Di Thailand misalnya, pengecualian hanya diberikan untuk properti tempat tinggal, logam berharga, barang untuk keperluan investasi, jasa keuangan, dan sewa properti tempat tinggal.

Sementara Thailand, barang pertanian, peternakan, perikanan, koran dan buku, pupuk, jasa kesehatan, angkutan umum, dan leasing properti.

Beda lagi dengan China yang hanya memberikan pengecualian di Zona Ekonomi Spesial.

"Pengaturan yang demikian justru menjadikan tujuan pemajakan tidak tercapai. Yang mampu membayar pajak tak membayar karena mengonsumsi barang/jasa yang tidak dikenai PPN. Ini fakta," jelas Yustinus.

Baca juga: Mau Dinaikkan Jadi 12 Persen, Apa Itu PPN?

Halaman:


Sumber Kompas.com
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Presiden Minta Pungli di Pelabuhan Tanjung Priok Diberantas, Ini Langkah Pelindo II

Presiden Minta Pungli di Pelabuhan Tanjung Priok Diberantas, Ini Langkah Pelindo II

Whats New
[KURASI KOMPASIANA] Saat Bermasalah dengan Rekan Kerja, Bagaimana Menyikapinya?

[KURASI KOMPASIANA] Saat Bermasalah dengan Rekan Kerja, Bagaimana Menyikapinya?

Whats New
Wacana PPN Sembako Bikin Harga Pangan Naik?

Wacana PPN Sembako Bikin Harga Pangan Naik?

Whats New
[KURASI KOMPASIANA] Menyusuri Keindahan Wisata di Benua Eropa

[KURASI KOMPASIANA] Menyusuri Keindahan Wisata di Benua Eropa

Rilis
Butuh Dana Cepat, Simak Cara dan Syarat Menggadaikan Barang Berikut

Butuh Dana Cepat, Simak Cara dan Syarat Menggadaikan Barang Berikut

Whats New
Pajak Adalah Pungutan Negara: Definisi, Fungsi, dan Jenis-jenisnya

Pajak Adalah Pungutan Negara: Definisi, Fungsi, dan Jenis-jenisnya

Whats New
Petani di Karawang Dapat Bantuan Alsintan, Bupati Cellica: Semoga Bermanfaat untuk Poktan

Petani di Karawang Dapat Bantuan Alsintan, Bupati Cellica: Semoga Bermanfaat untuk Poktan

Rilis
Kemenhub Gencarkan Vaksinasi Gratis untuk Pelaut, Simak Jadwalnya

Kemenhub Gencarkan Vaksinasi Gratis untuk Pelaut, Simak Jadwalnya

Whats New
Cek Pajak Kendaraan Jatim via Online, Mudah dan Cepat

Cek Pajak Kendaraan Jatim via Online, Mudah dan Cepat

Work Smart
Pertamina Pastikan Seluruh Titik Api di Kilang Cilacap Sudah Padam

Pertamina Pastikan Seluruh Titik Api di Kilang Cilacap Sudah Padam

Whats New
Kemenko Perekonomian Buka Lowongan Kerja, Gaji Rp 5,5 Juta

Kemenko Perekonomian Buka Lowongan Kerja, Gaji Rp 5,5 Juta

Whats New
Ada Ferrari dan Rolls Royce, Cek Lagi Daftar Lelang Mobil Sitaan Kasus Asabri

Ada Ferrari dan Rolls Royce, Cek Lagi Daftar Lelang Mobil Sitaan Kasus Asabri

Spend Smart
Jokowi Perpanjang Gratis PPnBM Mobil di Tengah Polemik PPN Sembako

Jokowi Perpanjang Gratis PPnBM Mobil di Tengah Polemik PPN Sembako

Whats New
Bukan 42.000 Hektar, Prospek Tambang Emas Sangihe Ternyata 4.500 Hektar

Bukan 42.000 Hektar, Prospek Tambang Emas Sangihe Ternyata 4.500 Hektar

Whats New
Hingga Agustus 2021, Avanza dkk Masih Dapat Diskon PPnBM 100 Persen

Hingga Agustus 2021, Avanza dkk Masih Dapat Diskon PPnBM 100 Persen

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X