Update Jam Operasional Layanan GeNose C19 di 18 Bandara AP II

Kompas.com - 11/06/2021, 09:06 WIB
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi saat meninjau Bandara Blimbingsari Banyuwangi pada Sabtu (24/4/2021). Dok. BKIP KemenhubMenteri Perhubungan Budi Karya Sumadi saat meninjau Bandara Blimbingsari Banyuwangi pada Sabtu (24/4/2021).


JAKARTA, KOMPAS.com – Layanan GeNose C19 sebagai alat screening Covid-19 melalui hembusan napas untuk syarat bepergian naik pesawat sudah tersedia di 18 bandara yang dikelola PT Angkasa Pura II (Persero) atau AP II mulai 9 Juni 2021.

President Director AP II Muhammad Awaluddin mengatakan ketersediaan layanan GeNose C19 di bandara yang dikelola perseroan berkat koordinasi yang baik antara stakeholder di bandara termasuk AP II, Kantor Kesehatan Pelabuhan Kementerian Kesehatan (KKP Kemenkes), dan maskapai.

Kami berterima kasih atas dukungan dari KKP Kemenkes, maskapai, dan stakeholder lain sehingga layanan GeNose C19 dapat dengan lancar tersedia di bandara-bandara AP II,” ujar Muhammad Awaluddin, dalam keterangannya, dikutip pada Jumat (11/6/2021).

Baca juga: Update Jam Operasional Tes GeNose C-19 di 15 Bandara Angkasa Pura I

Ia menjelaskan, bandara AP II pertama kali menyediakan layanan GeNose C19 pada April 2021 yakni di Bandara Husein Sastranegara, Bandung. Hanya dalam waktu sekitar 3 bulan, layanan GeNose C19 sudah tersedia di 18 bandara.

Fasilitas GeNose C19 melengkapi layanan tes Covid-19 lainnya di Airport Health Center bandara AP II, yaitu RT-PCR dan rapid test antigen.

“Bandara AP II memiliki 3 alternatif pilihan tes Covid-19 untuk mendukung dan memudahkan calon penumpang pesawat memenuhi persyaratan kesehatan sebelum melakukan penerbangan, serta sebagai upaya AP II dalam mendukung penerbangan sehat di tengah pandemic,” tandasnya.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Update Syarat Naik Kereta Api dan Layanan GeNose C19 di 63 Stasiun

Berikut daftar lengkap bandara-bandara AP II yang menyediakan fasilitas layanan GeNose C19 beserta jam operasionalnya:

  1. Bandara Husein Sastranegara (Bandung), layanan GeNose C19: 08.00 - 14.00 WIB
  2. Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II (Palembang), layanan GeNose C19: 07.00 - 15.00 WIB
  3. Bandara HAS Hanandjoeddin (Belitung), layanan GeNose C19: 07.00 - 15.00 WIB
  4. Bandara Depati Amir (Pangkalpinang), layanan GeNose C19: 07.00 - 14.00 WIB
  5. Bandara Sultan Thaha (Jambi), layanan GeNose C19: 11.00 - 17.00 WIB
  6. Bandara Supadio (Pontianak), layanan GeNose C19: 07.00 - 12.00 WIB
  7. Bandara Raja Haji Fisabilillah (Tanjung Pinang), layanan GeNose C19: 06.00 - 15.00 WIB
  8. Bandara Radin Inten II (Lampung), layanan GeNose C19: 06.00 - 15.00 WIB
  9. Bandara Sultan Iskandar Muda (Aceh), layanan GeNose C19: 07.00 - 16.00 WIB
  10. Bandara Sultan Syarif Kasim II (Pekanbaru), layanan GeNose C19: 08.00 - 14.00 WIB
  11. Bandara Tjilik Riwut (Palangkaraya), layanan GeNose C19: 11.00 - 16.00 WIB
  12. Bandara Banyuwangi, layanan GeNose C19: 06.00 - 14.00 WIB
  13. Bandara Silangit, layanan GeNose C19: 07.00 - 15.00 WIB
  14. Bandara Minangkabau (Padang), layanan GeNose C19: 06.00 - 11.00 WIB
  15. Bandara Fatmawati Soekarno (Bengkulu), layanan GeNose C19: 15.00 - 17.00 WIB
  16. Bandara Halim Perdanakusuma (Jakarta), layanan GeNose C19: 06.00 - 18.00 WIB
  17. Bandara Jenderal Besar Soedirman (Purbalingga), layanan GeNose C19: Kamis & Sabtu pukul 08.00 - 16.00 WIB
  18. Bandara Kualanamu (Deli Serdang), layanan GeNose C19: 09.00 - 17.00 WIB

Baca juga: 10 Stasiun di Sumatera Buka Layanan Tes GeNose C19, Ini Lokasinya

Adapun tarif layanan GeNose C19 di seluruh bandara AP II sebesar Rp40.000. Bagi calon penumpang pesawat yang ingin menjalani tes GeNose C19 diimbau untuk memperhatikan prosedur seperti di antaranya tidak makan minimal 30 menit sebelum pelaksanaan tes.

Syarat naik pesawat terbaru

Layanan GeNose C19 di bandara AP II juga sejalan dengan ketentuan di dalam Surat Edaran Menteri Perhubungan Nomor 26 tahun 2021 tentang Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang Dalam Negeri Dengan Transportasi Udara Dalam Masa Pandemi COVID-19, yang saat ini diberlakukan.

Baca juga: Update, Daftar 22 Bandara yang Sudah Sediakan GeNose

Sesuai SE Nomor 26 tahun 2021, pelaku perjalanan dalam negeri wajib memenuhi persyaratan kesehatan, yaitu:

  • Menunjukkan surat keterangan hasil negatif tes RT-PCR yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 3x24 jam sebelum keberangkatan; atau
  • Menunjukkan rapid test antigen yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 2x24 jam sebelum keberangkatan; atau
  • Menunjukkan hasil negatif tes GeNose C19 di bandara dalam kurun waktu 1x24 jam sebelum keberangkatan.

Syarat bepergian naik pesawat untuk tujuan Bali terdapat ketentuan berbeda terkait masa berlaku hasil tes Covid-19.

Pelaku perjalanan dalam negeri tujuan Bali wajib menunjukkan surat keterangan hasil negatif tes RT-PCR atau rapid test antigen yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 2x24 jam sebelum keberangkatan.

Syarat tersebut bisa dipenuhi juga dengan menunjukkan hasil negatif tes GeNose C19 di bandara dalam kurun waktu 1x24 jam sebelum keberangkatan.

Baca juga: Simak Rincian Tarif Parkir Bandara Ngurah Rai 2021

Persyaratan kesehatan ini tidak berlaku bagi penerbangan angkutan udara perintis, penerbangan angkutan udara di daerah 3T (tertinggal, terdepan, terluar), dan anak di bawah usia 5 tahun.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X