Pertamina International Shipping Raup Laba Bersih Rp 1,19 Triliun Sepanjang 2020

Kompas.com - 14/06/2021, 13:51 WIB
Kapal Self Propelled Oil Barge (SPOB) Fajar Mekar 1 milik Pertamina, di wilayah kepulauan Wakatobi PertaminaKapal Self Propelled Oil Barge (SPOB) Fajar Mekar 1 milik Pertamina, di wilayah kepulauan Wakatobi

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Pertamina International Shipping mencatatkan kinerja keuangan positif sepanjang tahun 2020. Ini terefleksikan dengan tumbuhnya laba bersih perseroan.

Direktur Keuangan Pertamina International Shipping Diah Kurniawati mengatakan, pada 2020, anak usaha PT Pertamina (Persero) itu berhasil membukukan laba bersih sebesar 83,7 juta dollar AS atau setara Rp 1,19 triliun (asumsi kurs Rp 14.300 per dollar AS), lebih tinggi dari periode yang sama pada tahun sebelumnya yakni sebesar 66,58 juta dollar AS atau setara Rp 952,1 miliar.

"Realisasi laba bersih audited perusahaan pada tahun 2020 meningkat utamanya disebabkan oleh usaha optimasi operasi yang dilakukan,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Senin (14/6/2021).

Untuk tahun buku 2020, Pertamina International Shipping meraup pendapatan usaha sebesar 598,86 juta dollar AS, meningkat dari tahun 2019 sebesar 493,9 juta dollar AS.

Baca juga: Pertamina Pastikan Seluruh Titik Api di Kilang Cilacap Sudah Padam

Pertumbuhan itu pun turut mendongkrak EBITDA Pertamina International Shipping, dari 80,16 juta dollar AS pada 2019, menjadi 164,7 juta dollar AS pada tahun lalu.

Adapun posisi ekuitas perseroan ikut terdongkrak dari 263,65 juta dollar AS di 2019, menjadi 347,33 juta dollar AS di 2020.

Sementara untuk aset di tahun lalu tercapai 548,36 juta dollar AS atau naik dari tahun sebelumnya sebesar 419,06 juta dollar AS.

Di sisi lain total liabilitas perseroan untuk 2020 tercatat mencapai 201,02 juta dollar AS atau meningkat dari 2019 yang tercatat sebesar 155,40 juta dollar AS.

“Hal itu dipengaruhi oleh meningkatnya utang usaha seiring dengan meningkatnya beban operasi,” kata Diah.

Dari aspek aset perusahaan, total aset audited 2020 meningkat disebabkan oleh adanya penambahan Asset Under Construction, yakni 2 VLCC New Building.

“Selain itu, kenaikan aset juga dipengaruhi oleh meningkatnya Kas dan Setara Kas dan pencatatan Aset Hak Guna sebagai salah satu dampak penerapan PSAK 73,” ucap Diah.

Baca juga: Catat, Pemerintah Tak Kenakan Pajak Untuk Sembako di Pasar Tradisional

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cara Cek Tiket Vaksin Booster di Aplikasi dan Laman PeduliLindungi

Cara Cek Tiket Vaksin Booster di Aplikasi dan Laman PeduliLindungi

Whats New
[POPULER MONEY] Luhut Ungkap Jakarta Berpotensi PPKM Level 3 | Golongan Tarif Listrik yang Bakal Lebih Mahal

[POPULER MONEY] Luhut Ungkap Jakarta Berpotensi PPKM Level 3 | Golongan Tarif Listrik yang Bakal Lebih Mahal

Whats New
Mengapa Kasus Omicron Meningkat? Ini Kata Sri Mulyani

Mengapa Kasus Omicron Meningkat? Ini Kata Sri Mulyani

Whats New
Ironi Minyak Sawit: Ditanam di Tanah Negara, Dijual Mahal di Dalam Negeri

Ironi Minyak Sawit: Ditanam di Tanah Negara, Dijual Mahal di Dalam Negeri

Whats New
Pengertian Asuransi dan Jenis-jenisnya

Pengertian Asuransi dan Jenis-jenisnya

Whats New
Mengenal Tol Bawah Air yang Bakal Dibangun di Ibu Kota Baru

Mengenal Tol Bawah Air yang Bakal Dibangun di Ibu Kota Baru

Whats New
Mulai Besok, Jasa Marga Lakukan Pengaturan Lalu Lintas Secara Situasional di Tol Cipularang

Mulai Besok, Jasa Marga Lakukan Pengaturan Lalu Lintas Secara Situasional di Tol Cipularang

Whats New
Kementerian PUPR Rampungkan 838 Paket Tender Dini Proyek Infrastruktur Senilai Rp 17,5 Triliun

Kementerian PUPR Rampungkan 838 Paket Tender Dini Proyek Infrastruktur Senilai Rp 17,5 Triliun

Rilis
Mulai Besok, Tol Cisumdawu Seksi I Akan Digratiskan Selama 2 Pekan

Mulai Besok, Tol Cisumdawu Seksi I Akan Digratiskan Selama 2 Pekan

Whats New
Hunian Baru Korban Erupsi Semeru Bakal Dibangun Jadi Desa Modern

Hunian Baru Korban Erupsi Semeru Bakal Dibangun Jadi Desa Modern

Whats New
Menaker: Saya Bukan Milik Pengusaha..

Menaker: Saya Bukan Milik Pengusaha..

Whats New
Uji Coba Kereta Cepat Jakarta-Bandung Dimulai November Tahun Ini

Uji Coba Kereta Cepat Jakarta-Bandung Dimulai November Tahun Ini

Whats New
InJourney Angkat Mantan Direktur AirAsia Indonesia Jadi Corporate Secretary

InJourney Angkat Mantan Direktur AirAsia Indonesia Jadi Corporate Secretary

Rilis
Sandiaga Uno: Realisasi Anggaran Kemenparekraf 2021 Capai 95,7 Persen

Sandiaga Uno: Realisasi Anggaran Kemenparekraf 2021 Capai 95,7 Persen

Whats New
Cara Cek NIK KTP secara Online Tanpa Harus Datang ke Kantor Dukcapil

Cara Cek NIK KTP secara Online Tanpa Harus Datang ke Kantor Dukcapil

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.