Jaminan Keamanan Digital Jadi Aspek Penting untuk Jaga Kepercayaan Konsumen

Kompas.com - 14/06/2021, 14:36 WIB
Ilustrasi digital SHUTTERSTOCKIlustrasi digital

JAKARTA, KOMPAS.com – Ancaman kebocoran data dalam konteks keamanan digital (digital security) di Indonesia kembali menjadi perhatian masyarakat.

Apalagi, dalam beberapa waktu terakhir, dugaan kebocoran data digital terjadi pada beberapa perusahaan dan lembaga pemerintahan di Tanah Air.

Menurut laporan lembaga Check Point, Software Technologies Inc., Indonesia saat ini menjadi negara ketiga yang paling ditarget dalam ancaman digital security setelah Amerika Serikat dan India. Industri finansial atau keuangan menjadi sektor yang paling rentan terhadap ancaman digital security.

Baca juga: Tingkatkan Talenta Tenaga Kerja Digital, Pijar Mahir dan Codex Bikin Career Clinic

Chief Customer Officer Telkomtelstra Agus F Abdillah mengatakan, dalam dunia digital, keamanan menjadi isu yang sangat penting.

Terlebih lagi di tengah pandemi yang telah berlangsung selama lebih dari setahun ini, sehingga membuat adopsi teknologi digital sangat cepat berkembang, terutama yang terkait dengan bagaimana manusia saling berinteraksi.

"Bagaimana perusahaan bisa menjamin keamanan data dari pelanggan supaya tidak terjadi kebocoran data menjadi hal yang sangat penting karena memang di dunia digital, security menjadi isu yang sangat penting. Apalagi bagi perusahaan yang melakukan transformasi digital di mana hal penting dalam dunia digital adalah selain network dan aplikasi serta tentu saja security," jelas Agus dalam siaran persnya, dikutip Kompas.com, Senin (14/6/2021).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dia menambahkan, sebagai penyedia layanan cloud di Indonesia, Telkomtelstra yang merupakan perusahaan joint venture antara PT Telkom Indonesia dengan Telstra Australia menghadirkan satu layanan cloud lokal yaitu Qiscus yang berlokasi di Indonesia.

Baca juga: 7 Bank Ini dalam Proses Perizinan Jadi Bank Digital, Apa Saja?

Perusahaan itu dapat memenuhi semua aspek kebutuhan perusahaan, baik itu reability, scability, maupun availability, serta aspek security dengan baik.

Agus menjelaskan, Qiscus adalah platform percakapan yang membantu bisnis dalam melakukan percakapan tepat waktu dalam skala besar.

Sementara itu, Hanny Winarti, Partnership Account Manager Qiscus, menjelaskan mekanisme penggunaan Qiscus.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X