Penutupan Perdagangan IHSG dan Rupiah Kompak Merosot

Kompas.com - 14/06/2021, 17:19 WIB
Ilustrasi: Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGIlustrasi: Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI)

JAKARTA, KOMPAS.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada Senin (14/6/2021) ini ditutup di zona merah.

Dikutip dari RTI, IHSG turun tipis 15,1 poin atau 0,25 persen ke level 6.080,38. Pekan lalu (11/6/2021), IHSG melemah di 6.095,49.

Hari ini perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatatkan total nilai transaksi sebesar Rp 9,59 triliun dari 23 miliar lembar saham yang diperjualbelikan.

Baca juga: IHSG Awali Pekan Dibuka Menguat, Rupiah Melemah

Adapun saham yang menguat sebanyak 187, 309 melemah, dan 155 berada di posisi stagnan.

Kendati pergerakan IHSG melemah, namun di seluruh market, investor asing justru melakukan aksi beli sebesar Rp 337,39 miliar.

Saham-saham yang dibeli oleh investor asing hari ini yaitu BBRI, MDKA, GGRM, ERAA, dan MCAS.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sementara saham yang dilepas oleh investor asing antara lain BBTN, TBIH, INVR, LPPF, BBNI dan ASII.

Sementara itu, saham-saham yang masuk kategori top losers diantaranya BBNI turun 125 poin (2,20 persen) ke Rp 5.550, HMSP turun 25 poin (2,07 persen) ke Rp 1.180, ASII turun 100 poin (1,90 persen) ke Rp 5.175, ANTM turun 70 poin (2,82 persen) ke Rp 2.410, dan PGAS turun 50 poin (4,12 persen) ke Rp 1.165.

Baca juga: Kepincut Investasi Saham Syariah? Baca Ini Dulu Biar Paham

Sedangkan saham-saham masuk kategori top gainers meliputi BBRI naik 70 poin (1,64 persen) ke Rp 4.350, TBIG naik 50 poin (1,67 persen) ke Rp 3.040, MDKA naik 60 poin (2,15 persen) ke Rp 2.850, PTDU naik 70 poin (1,99 persen) ke Rp 3.580, dan juga ERAA naik 10 poin (1,48 persen) ke Rp 685.

Di pasar spot, posisi nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) ditutup pada teritori negatif.

Berdasarkan grafik Bloomberg, kurs rupiah masih melemah di level Rp 14.202 per dollar AS atau turun 13,5 poin (0,10 persen) dibandingkan penutupan pekan lalu yang berada di Rp 14.189 per dollar AS.

Selain itu, di Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia (BI) mencatatkan posisi nilai tukar rupiah juga turut melemah di level Rp 14.222 per dollar AS, dari pekan lalu yang menguat di posisi Rp 14.206 per dollar AS.

Disclaimer: Artikel ini bukan untuk mengajak membeli atau menjual saham. Segala rekomendasi dan analisa saham berasal dari analis dari sekuritas yang bersangkutan, dan Kompas.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan atau kerugian yang timbul. Keputusan investasi ada di tangan Investor. Pelajari dengan teliti sebelum membeli/menjual saham.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

BUMN Konstruksi Ini Buka Lowongan untuk D3 dan S1 Teknologi Informasi

BUMN Konstruksi Ini Buka Lowongan untuk D3 dan S1 Teknologi Informasi

Whats New
Kehilangan Rp 195,75 Triliun, Jeff Bezos Masih Orang Terkaya di Dunia

Kehilangan Rp 195,75 Triliun, Jeff Bezos Masih Orang Terkaya di Dunia

Whats New
[POPULER MONEY] Kelulusan CPNS Tak Didasarkan Rangking | Data Penerima Subsidi Gaji Diserahkan

[POPULER MONEY] Kelulusan CPNS Tak Didasarkan Rangking | Data Penerima Subsidi Gaji Diserahkan

Whats New
Ini Cara Memilih Tanggal dan Tempat Pencairan BPUM UMKM di E-Form BRI

Ini Cara Memilih Tanggal dan Tempat Pencairan BPUM UMKM di E-Form BRI

Whats New
Mengenal Apa Itu Stock Split Saham dan Dampaknya Bagi Investor

Mengenal Apa Itu Stock Split Saham dan Dampaknya Bagi Investor

Whats New
Mentan: Presiden Minta Porang yang Diekspor Sudah Diproses...

Mentan: Presiden Minta Porang yang Diekspor Sudah Diproses...

Whats New
Simak, Ini Ketentuan Bobot Penilaian SKD CPNS 2021

Simak, Ini Ketentuan Bobot Penilaian SKD CPNS 2021

Work Smart
OJK Minta Kominfo Blokir Aplikasi Penagih Utang

OJK Minta Kominfo Blokir Aplikasi Penagih Utang

Whats New
Kemenhub Tetapkan Konsorsium Pengelola Pelabuhan Anggrek Gorontalo

Kemenhub Tetapkan Konsorsium Pengelola Pelabuhan Anggrek Gorontalo

Whats New
Bantu Masyarakat Terdampak Pandemi, Tanoto Foundation Donasikan 300 Ton Beras Premium

Bantu Masyarakat Terdampak Pandemi, Tanoto Foundation Donasikan 300 Ton Beras Premium

Rilis
Menhub: Pembangunan Pelabuhan Anggrek Gorontalo Dibiayai Swasta

Menhub: Pembangunan Pelabuhan Anggrek Gorontalo Dibiayai Swasta

Whats New
WFH Dirasa Penuh Tantangan oleh Sejumlah Karyawan, Ini Tanggapan Psikolog

WFH Dirasa Penuh Tantangan oleh Sejumlah Karyawan, Ini Tanggapan Psikolog

Rilis
Bantu Pasien Covid-19, Sinar Mas Salurkan 1.200 Ton Oksigen Cair di Sumsel dan Jabar

Bantu Pasien Covid-19, Sinar Mas Salurkan 1.200 Ton Oksigen Cair di Sumsel dan Jabar

Rilis
Bank DKI Bukukan Laba Bersih Rp 394 Miliar pada Semester I-2021

Bank DKI Bukukan Laba Bersih Rp 394 Miliar pada Semester I-2021

Whats New
Pemerintah Diminta Evaluasi Harga Eceran Tertinggi Obat Terapi COVID-19

Pemerintah Diminta Evaluasi Harga Eceran Tertinggi Obat Terapi COVID-19

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X