Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kemenlu Buka 264 Formasi CPNS 2021 untuk Bekerja di Luar Negeri

Kompas.com - 15/06/2021, 11:30 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Luar Negeri membuka 322 formasi untuk rekrutmen calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2021. Dari ratusan formasi tersebut, tersedia 20 jabatan yang dibutuhkan di kementerian yang dipimpin Retno Marsudi itu.

Adapun tiga dari 20 jabatan yang dibutuhkan, di antaranya akan ditempatkan di luar negeri, mulai dari formasi diplomat, penata kanselerai, hingga pranata informasi diplomatik.

Persyaratan latar belakang pendidikan yang dibutuhkan pada formasi CPNS 2021 Kementerian Luar Negeri itu minimal lulusan S1.

Baca juga: Pelamar CPNS 2021 Dipastikan Gugur jika Lakukan Ini Saat Mendaftar

"Hai #SahabatKemlu! kita akan mengadakan seleksi CPNS untuk kalian yang berminat berkarya di Kemlu tahun ini, lho!. Sembari menunggu pengumuman resminya, simak formasi & persyaratan latar pendidikannya, yuk!" tulis akun Twitter resmi Kementerian Luar Negeri, @Kemlu_RI, yang dikutip pada Selasa (15/6/2021).

Berikut rincian formasi CPNS 2021 yang dibuka Kementerian Luar Negeri:

  • Diplomat sebanyak 140 formasi
  • Penata kanselerai 80 formasi
  • Pranata informasi diplomatik 44 formasi
  • Perancang peraturan perundang-undangan 1 formasi
  • Perencana 6 formasi
  • Arsiparis 2 formasi
  • Pengelola pengadaan barang/jasa 3 formasi
  • Auditor 6 formasi
  • Analis SDM aparatur 10 formasi
  • Asesor SDM aparatur 3 formasi
  • Analis kelembagaan 2 formasi
  • Analis laporan akuntabilitas kinerja 6 formasi
  • Analis monitoring evaluasi dan pelaporan 4 formasi
  • Analis organisasi 2 formasi
  • Analis pengembangan kompetensi 1 formasi
  • Analis bangunan dan perumahan 1 formasi
  • Penyusun kurikulum, modul, dan bahan ajar 7 formasi
  • Analis diklat 1 formasi
  • Analis kerja sama diklat 1 formasi
  • Analis kompetensi tenaga pengajar 2 formasi.

Baca juga: Total Ada 707.622 Formasi Seleksi CPNS dan PPPK 2021, Ini Rinciannya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Rekomendasi untuk anda
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sumur Migas di Lepas Pantai Karawang Jawa Barat Siap Dioperasikan

Sumur Migas di Lepas Pantai Karawang Jawa Barat Siap Dioperasikan

Whats New
Pemkab Lamongan Salurkan BPJS Ketenagakerjaan kepada 8.000 Nelayan

Pemkab Lamongan Salurkan BPJS Ketenagakerjaan kepada 8.000 Nelayan

Whats New
Mentan SYL: Badan Karantina Pertanian Bukan Penjaga Pintu, Mereka 'Energizer' Ekspor dan Impor

Mentan SYL: Badan Karantina Pertanian Bukan Penjaga Pintu, Mereka "Energizer" Ekspor dan Impor

Rilis
Hampir Rampung, Kereta Cepat Jakarta-Bandung Bakal Beroperasi Juli 2023

Hampir Rampung, Kereta Cepat Jakarta-Bandung Bakal Beroperasi Juli 2023

Whats New
Ramai Belanja Pakai Voucher Dibatalkan Otomatis, Ini Penjelasan Tokopedia

Ramai Belanja Pakai Voucher Dibatalkan Otomatis, Ini Penjelasan Tokopedia

Whats New
Komisi IV DPR RI Sidak Pabrik Arang di Batam yang Bahan Bakunya dari Mangrove

Komisi IV DPR RI Sidak Pabrik Arang di Batam yang Bahan Bakunya dari Mangrove

Whats New
Anak Buah Luhut Tak Setuju soal Food Estate Humbahas Dianggap Gagal

Anak Buah Luhut Tak Setuju soal Food Estate Humbahas Dianggap Gagal

Whats New
Harga Tiket Kereta Api Dikeluhkan Mahal, KAI: Harganya Bersifat Fluktuatif, Menyesuaikan Permintaan Pelanggan

Harga Tiket Kereta Api Dikeluhkan Mahal, KAI: Harganya Bersifat Fluktuatif, Menyesuaikan Permintaan Pelanggan

Whats New
Food Estate Humbahas Dinilai Belum Optimal, Kementan: Bukan Lahan Tidak Subur, Tapi Butuh Perlakuan Khusus

Food Estate Humbahas Dinilai Belum Optimal, Kementan: Bukan Lahan Tidak Subur, Tapi Butuh Perlakuan Khusus

Whats New
BUMN Indofarma Buka Lowongan Kerja untuk Lulusan D3-S1, Simak Kualifikasinya

BUMN Indofarma Buka Lowongan Kerja untuk Lulusan D3-S1, Simak Kualifikasinya

Whats New
DPR RI Nilai Pengembangan Food Estate Humbahas Belum Optimal

DPR RI Nilai Pengembangan Food Estate Humbahas Belum Optimal

Whats New
Catat, Pengangguran, Korban PHK hingga Pekerja Bisa Ikut Program Kartu Prakerja

Catat, Pengangguran, Korban PHK hingga Pekerja Bisa Ikut Program Kartu Prakerja

Work Smart
Viral Video Petani Buang-buang Tomat, Kementan: Itu Bukan Petani, Tapi Pedagang

Viral Video Petani Buang-buang Tomat, Kementan: Itu Bukan Petani, Tapi Pedagang

Whats New
Antisipasi Ancaman Krisis pada 2023, Sri Mulyani Pastikan Dukungan Fasilitas dan Insentif untuk Pelaku Usaha

Antisipasi Ancaman Krisis pada 2023, Sri Mulyani Pastikan Dukungan Fasilitas dan Insentif untuk Pelaku Usaha

Whats New
Membaca Arah Kebijakan Kendaraan Listrik

Membaca Arah Kebijakan Kendaraan Listrik

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+