Dampak Rilis Neraca Perdagangan, IHSG Naik Tipis, Rupiah Betah Melemah

Kompas.com - 15/06/2021, 16:34 WIB
Ilustrasi pergerakan saham dan pelaku pasar (Pixabay) KOMPAS.com/ADE MIRANTI KARUNIA SARIIlustrasi pergerakan saham dan pelaku pasar (Pixabay)

JAKARTA, KOMPAS.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Selasa (15/6/2021), berada di zona hijau usai Badan Pusat Statistik (BPS) telah merilis data neraca perdagangan Mei 2021.

Dikutip dari RTI, indeks acuan saham ini naik tipis 8,6 poin atau 0,14 persen ke level 6.089,03.

Total nilai transaksi yang diperoleh hari ini sebesar Rp 10,69 triliun dari 19,4 miliar lembar saham yang diperdagangkan.

 

Baca juga: Jelang Rilis Neraca Perdagangan, IHSG dan Rupiah Justru Melemah

Sebanyak 183 saham menguat, 334 melemah, serta 135 saham di posisi stagnan.

Lagi-lagi investor asing di seluruh pasar melakukan aksi belinya yang mencapai Rp 239,64 miliar.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Adapun saham-saham yang diburu oleh investor asing antara lain BMRI, BBCA, TLKM, GGRM, ITMG, JSMR, SMGR, KLBF, dan CPIN. Sedangkan, saham yang dilepas oleh investor asing yakni BBRI, TBIG, BBTN, JPFA, TOWR, ACES, PTBA, MIKA, dan UNTR.

Sementara itu, sejumlah saham yang masuk dalam top gainers di antaranya TBIG naik 130 poin atau 4,28 persen menjadi Rp 3.170, GGRM naik 800 poin atau 2,36 persen menjadi Rp 34.700, ITMG naik 150 poin atau 1 persen menjadi Rp 15.175, dan MDKA naik 40 poin atau 1,40 persen menjadi Rp 2.890.

Baca juga: 5 Fakta BTS Meal di McD yang Diburu Army dengan Harga Jutaan Rupiah

Selain itu, saham-saham yang masuk top losers meliputi MPPA turun 65 poin atau 5,35 persen ke Rp 1.150, JPFA turun 100 poin atau 4,83 persen ke Rp 1.970, ANTM turun 50 poin atau 2,07 persen ke Rp 2.360, UNVR turun 75 poin atau 1,43 persen ke Rp 5.175, dan BBRI turun 120 poin atau 2,76 persen ke Rp 4.230.

Di samping itu, posisi kurs rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) di pasar spot masih betah melemah.

Dikutip dari Bloomberg, kurs rupiah turun 22,5 poin atau 0,16 persen ke level Rp 14.225 per dollar AS, dibandingkan posisi sebelumnya yang berada di Rp 14.202 per dollar AS.

Sementara, kurs tengah rupiah di Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia berada pada Rp 14.244 per dollar AS, dari posisi Senin (14/6/2021), di RP 14.222 per dollar AS.

Baca juga: Apa yang Dimaksud dengan IHSG?

Disclaimer: Artikel ini bukan untuk mengajak membeli atau menjual saham. Segala rekomendasi dan analisa saham berasal dari analis dari sekuritas yang bersangkutan, dan Kompas.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan atau kerugian yang timbul. Keputusan investasi ada di tangan Investor. Pelajari dengan teliti sebelum membeli/menjual saham.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[POPULER MONEY] Kelulusan CPNS Tak Didasarkan Rangking | Data Penerima Subsidi Gaji Diserahkan

[POPULER MONEY] Kelulusan CPNS Tak Didasarkan Rangking | Data Penerima Subsidi Gaji Diserahkan

Whats New
Ini Cara Memilih Tanggal dan Tempat Pencairan BPUM UMKM di E-Form BRI

Ini Cara Memilih Tanggal dan Tempat Pencairan BPUM UMKM di E-Form BRI

Whats New
Mengenal Apa Itu Stock Split Saham dan Dampaknya Bagi Investor

Mengenal Apa Itu Stock Split Saham dan Dampaknya Bagi Investor

Whats New
Mentan: Presiden Minta Porang yang Diekspor Sudah Diproses...

Mentan: Presiden Minta Porang yang Diekspor Sudah Diproses...

Whats New
Simak, Ini Ketentuan Bobot Penilaian SKD CPNS 2021

Simak, Ini Ketentuan Bobot Penilaian SKD CPNS 2021

Work Smart
OJK Minta Kominfo Blokir Aplikasi Penagih Utang

OJK Minta Kominfo Blokir Aplikasi Penagih Utang

Whats New
Kemenhub Tetapkan Konsorsium Pengelola Pelabuhan Anggrek Gorontalo

Kemenhub Tetapkan Konsorsium Pengelola Pelabuhan Anggrek Gorontalo

Whats New
Bantu Masyarakat Terdampak Pandemi, Tanoto Foundation Donasikan 300 Ton Beras Premium

Bantu Masyarakat Terdampak Pandemi, Tanoto Foundation Donasikan 300 Ton Beras Premium

Rilis
Menhub: Pembangunan Pelabuhan Anggrek Gorontalo Dibiayai Swasta

Menhub: Pembangunan Pelabuhan Anggrek Gorontalo Dibiayai Swasta

Whats New
WFH Dirasa Penuh Tantangan oleh Sejumlah Karyawan, Ini Tanggapan Psikolog

WFH Dirasa Penuh Tantangan oleh Sejumlah Karyawan, Ini Tanggapan Psikolog

Rilis
Bantu Pasien Covid-19, Sinar Mas Salurkan 1.200 Ton Oksigen Cair di Sumsel dan Jabar

Bantu Pasien Covid-19, Sinar Mas Salurkan 1.200 Ton Oksigen Cair di Sumsel dan Jabar

Rilis
Bank DKI Bukukan Laba Bersih Rp 394 Miliar pada Semester I-2021

Bank DKI Bukukan Laba Bersih Rp 394 Miliar pada Semester I-2021

Whats New
Pemerintah Diminta Evaluasi Harga Eceran Tertinggi Obat Terapi COVID-19

Pemerintah Diminta Evaluasi Harga Eceran Tertinggi Obat Terapi COVID-19

Whats New
PPKM Level 4, Anak Berusia 12 Tahun ke Bawah Dilarang Naik KA Jarak Jauh

PPKM Level 4, Anak Berusia 12 Tahun ke Bawah Dilarang Naik KA Jarak Jauh

Whats New
Penjelasan Kemendikbud soal Harga Laptop Pelajar Rp 10 Juta Per Unit

Penjelasan Kemendikbud soal Harga Laptop Pelajar Rp 10 Juta Per Unit

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X